Nyaris Ambruk, BPBD Probolinggo Dirikan Tenda untuk Siswa SDN Gunggungan Lor
BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendirikan tenda tanggap bencana untuk proses belajar mengajar sementara siswa SDN Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran. Tenda didirikan lantaran ruang kelasnya nyaris mau roboh.

PROBOLINGGO – BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendirikan tenda tanggap bencana untuk proses belajar mengajar sementara siswa SDN Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran. Tenda didirikan lantaran ruang kelasnya nyaris mau roboh.
Ada sejumlah tenda yang telah berdiri di sekitar SDN Gunggungan Lor tersebut. Pihak BPBD memasang tenda sejak Sabtu (4/1/2020) lalu. Seluruh siswa dan siswi yang ruang kelasnya sudah ambruk bagian plafonnya itu, mulai belajar di dalam tenda.
“Beberapa hari lalu atap ruang kelas SDN Gunggungan Lor ambruk, saat siswa sudah pulang sekolah. Tak ada korban jiwa atas kejadian itu, karena ambruknya tidak parah,” kata Anggit Hermanuadi, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Rabu (8/1/2020).

Selama rehab kelas kata Anggit, pihak sekolah membutuhkan tenda untuk menampung siswa sementara. Untuk itu pihak BPBD membantu tenda agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.
Sementara itu Andri, Kepala Sekolah SDN Gunggungan Lor mengatakan kerusakan ruang kelas itu memang sudah sejak lama yaitu beberapa bulan terakhir. Ruang kelas yang rusak nyaris ambruk itu berada pada ruang kelas IV, dan dipindah ke ruang kelas III.

“Tapi di kelas III kami masih hawatir, takut eternetnya ambruk juga, makanya dengan adanya bantuan tenda dari BPBD Probolinggo ini kami sangat bersyukur, murid-murid SDN Gunggungan Lor, ini masih bisa melaksanakan belajar mengajar, setelah atap ruang kelas itu ambruk,” terang Andri.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


