Tersangkut Kasus Prostitusi, Satpol PP Kupang Ancam Tutup Hotel Citra dan Bolekale
Kepala Satuan (Kasat) Pol-PP Kota Kupang, Felisberto Amaral menegaskan tidak sulit untuk menutup hotel Citra dan Bolekale, jika masih membangkang dan terus menjalankan aktivitas diluar izin yang diperoleh untuk usaha perhotelan.

KUPANG – Kepala Satuan (Kasat) Pol-PP Kota Kupang, Felisberto Amaral menegaskan tidak sulit untuk menutup hotel Citra dan Bolekale, jika masih membangkang dan terus menjalankan aktivitas diluar izin yang diperoleh untuk usaha perhotelan.
"Tidak susah untuk menutup hotel Citra dan Bolekale. Karang Dempel (KD) yang besar saja kita tutup", tegas Amaral saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (30/1/2020).
Ia menjelaskan, dari hasil pemantaun Satpol-PP Kota Kupang, ada praktek prostitusi terselubung yang dijalankan kedua hotel tersebut. Pihaknya juga siap memberikan bukti adanya praktek prostitusi di kedua hotel tersebut kepada siapa saja, jika hal tersebut dibutuhkan.
"Ya, benar. Sesuai dengan pemantauan kami memang ada (praktek prostitusi). Karena itu kami beri peringatan. Kalau tidak ada bukti kenapa kami beri peringatan", terang Amaral.
Kendati demikian, untuk saat ini pihaknya masih berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Amaral menjelaskan pihaknya bersama Dinas Pariwisata dan Dinas Sosial telah memanggil pemilik hotel pada beberapa waktu lalu, serta telah memberikan peringatan pertama.
Selain peringatan, pihaknya pun terus memantau aktivitas di kedua hotel tersebut, untuk membuktikan bahwa aktivitas yang dijalankan sesuai fungsi izin usaha yang diperoleh.
"Kita sudah panggil mereka dan sudah berikan surat peringatan yang pertama. Kita juga terus pantau mereka", jelas Amaral.
Amaral mengingatkan kepada pemilik hotel Citra dan Bolekale, jika tetap melakukan aktivitas diluar izin yang telah diberikan, maka surat peringatan kedua akan dikeluarkan menyusul surat peringatan yang ketiga.
"Tapi mereka bersedia untuk berbenah dan kembali menjalankan fungsi hotel sesuai izin yang diperoleh", ujar Amaral.
Untuk saat ini, Dinas Pariwisata baru mengeluarkan peringatan yang pertama. Pihak Satpol-PP terus melakukan pengawasan. Apabila masih membangkang dengan peringatan yang diberikan, pihaknya tidak akan segan-segan menutup kedua hotel itu.
"Kalau membangkang kita tutup saja, apa susahnya", pungkas Amaral. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

