Pulang Latihan Bendera di Sekolah, Dua Siswa SMKN 1 Glagah Banyuwangi Meninggal
Dua orang siswa SMK Negeri 1 Glagah Banyuwangi meninggal akibat kecelakaan sepulang latihan mengibarkan bendera di sekolah. Kevin Deva Armana

BANYUWANGI – Dua orang siswa SMK Negeri 1 Glagah Banyuwangi meninggal akibat kecelakaan sepulang latihan mengibarkan bendera di sekolah. Kevin Deva Armana dan Choirul Mulyo Aji, meninggal di tempat dengan kondisi mengenaskan setelah terlindas kendaraan box pengangkut barang.
Keduanya merupakan teman sekelas, siswa kelas 10 yang mengambil jurusan Agribisnis Perikanan Air Tawar.
"Hari ini telah terjadi kecelakaan lalulintas di Jalan Hayam Wuruk. Dua korban meninggal ditempat," kata Kanit Laka Satlantas Polresta Banyuwangi, Iptu Ardhi Bitha Kumala, Selasa (4/2/2020).
Kejadian naas ini terjadi sekira pukul 15.15 Wib, tepatnya di depan toko Rizki Kamal, masuk Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, Banyuwangi.
Dengan kecepatan yang cukup tinggi, keduanya berboncengan menggunakan Honda CB. Belum diketahui apa penyebabnya, motor yang dikendarai menghantam median jalan. Akibatnya, keduanya terpental ke seberang jalan.
Bersamaan dengan itu, dari arah sebaliknya melintas sebuah mobil box pengangkut barang. Jarak yang cukup dekat, menyebabkan driver mobil tidak bisa menghentikan laju mobilnya.
"Saat terpental, korban langsung tertabrak mobil box dari arah berlawanan," kata Iptu Ardhi.
Dari keterangan saksi kepada polisi, sebelum tabrakan terjadi, korban terlihat sempat menggeber-geber gas motor miliknya.
Kecelakaan motor yang menewaskan dua orang siswa SMK Negeri 1 Glagah Banyuwangi ini sempat menyebabkan macet untuk sementara. Tak selang lama, mobil ambulans datang untuk membawa jenazah korban ke RSUD setempat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

