Advertisement
Peristiwa Daerah

DLH Situbondo: Tidak Ada Pembiaran bagi Pabrik yang Tak Ramah Lingkungan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo atau DLH Situbondo menegaskan tidak ada pembiaran bagi seluruh pabrik di Situbondo jika pengelolaan limbahnya tidak sesuai standarisasi dan tidak ramah lingkungan.

TIMES Indonesia,
DLH Situbondo: Tidak Ada Pembiaran bagi Pabrik yang Tak Ramah Lingkungan
DLH Situbondo bersama komisi III DPRD Situbondo saat mengunjungi lokasi pabrik rumput laut (Foto: Uday/TIMES Indonesia)
A-AA+

SITUBONDO Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo atau DLH Situbondo menegaskan tidak ada pembiaran bagi seluruh pabrik di Situbondo jika pengelolaan limbahnya tidak sesuai standarisasi dan tidak ramah lingkungan.

Ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo, Kholil usai mendampingi sidak yang dilakukan oleh Komisi III DPRD Situbondo ke pabrik rumput laut di Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji, Kamis (06/02/2020).

Advertisement

DLH-Situbondo-2.jpg

Menurutnya, selain melakukan sosialisasi dan pembinaan, pihaknya meminta seluruh pabrik yang pengelolaan limbahnya agar memperhatikan dampak terhadap lingkungannya agar masyarakat tidak merasa terganggu.

Soal bau amis dari pabrik rumput laut, DLH Situbondo akan menguji sample limbah yang dibuang ke sungai. Jika hasil lab membuktikan tidak ramah lingkungan maka DLH Situbondo akan memberikan rekomendasi untuk memperbaiki sistem pengelolaannya.

Edisi-Kamis-6-Februari-2020-DLHnyar.jpg

"Kita tidak membiarkan limbah dari seluruh pabrik, semuanya kita pantau," ujar Kepala DLH Situbondo ini.

Advertisement

Diketahui, Komisi III DRPD dan DLH Situbondo bergerak cepat untuk menangani masalah bau amis yang sudah lama dikeluhkan masyarakat. Dalam waktu dekat juga surat rekomendasi dari DLH Situbondo akan diserahkan kepada pihak pabrik. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Fathullah Uday
PenulisFathullah Uday Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia