Advertisement
Peristiwa Daerah

Cegah DBD, Pemdes Kalirejo Banyuwangi Basmi Sarang Nyamuk Bareng Masyarakat

Pemerintah Desa Kalirejo Banyuwangi menggelar agenda Gertak PSN 3 Plus. Ini bertujuan, untuk mencegah wabah demam berdarah (DBD) sekaligus untuk memberantas sarang nyamuk Aedes Aegypti. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah setempat terhadap

TIMES Indonesia,
Cegah DBD, Pemdes Kalirejo Banyuwangi Basmi Sarang Nyamuk Bareng Masyarakat
Pemerintah Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, Banyuwangi melaksanakan Gertak PSN 3 Plus. (FOTO: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Pemerintah Desa Kalirejo Banyuwangi menggelar agenda Gertak PSN 3 Plus. Ini bertujuan, untuk mencegah wabah demam berdarah dengue (DBD) sekaligus untuk memberantas sarang nyamuk Aedes Aegypti. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah setempat terhadap wabah bisa mengancam kesehatan masyarakat itu.

Digelar serentak dan rutin tiap Jumat, Kepala Desa Kalirejo, Eva Tristian Elti bersama masyarakat kompak membersihkan setiap sudut perkampungan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk untuk berkembang. "Cukup satu jam saja. Dari jam 07.00 sampai 08.00 kita lakukan bersih-bersih ini," katanya, Jumat (13/3/2020).

Advertisement

Dari pantauan TIMES Indonesia di lapangan, kegiatan basmi sarang nyamuk ini juga melibatkan anak-anak SD dan TK. Sejak dini, mereka ditanamkan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar. Tidak hanya itu, sejumlah wali murid dan linmas juga turut andil dalam kegiatan ini.

Pemdes-Kalirejo-Banyuwangi-a.jpg

"Kita gandeng semua. Kita bareng-bareng merawat lingkungan Desa Kalirejo ini. Agar masyarakat terbebas dari ancaman demam berdarah," katanya.

Menurutnya, dengan kesadaran masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, sudah menjadi bentuk preventif dari DBD. Dasar ini dirasa merupakan tindakan pencegahan paling efektif untuk menghindarkan masyarakat dari demam berdarah.

Pemberantasan media berkembangbiak nyamuk diyakini menjadi kunci utama dalam mengatasi dan mencegah demam berdarah. "Banyuwangi kan merupakan daerah endemis. Tidak menutupi, masyarakat dapat terancam DBD setiap tahunnya," katanya.

Advertisement

Adapun kegiatan serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) ini meliputi Membersihkan setiap sudut selokan dan kubangan air; Membersihkan kamar dan diupayakan tersinar cahaya matahari; Menutup, menguras dan mengubur setiap genangan air yang ada.

Pemdes-Kalirejo-Banyuwangi-b.jpg

Eva juga mengimbau masyarakat yang memiliki kaleng atau gentong yang menampung air, hendaknya dikubur apabila sudah tidak dimanfaatkan. Atau memastikan tidak ada air yang tertampung di dalamnya.

"Timba air, kamar mandi hendaknya rutin dikuras. Diisi jika diperlukan saja. Bila perlu sumur juga harus ditutup, atau diberikan obat pembasmi jentik nyamuk," katanya.

Kegiatan Gertak PSN 3 Plus yang dilakukan Pemerintah Desa Kalirejo ini merupakan bentuk perpanjangan tangan dari program Pemerintah Daerah, yakni mencegah sekaligus memberantas sarang nyamuk Aedes Aegypti. Apalagi, musim hujan di Banyuwangi saat ini berpotensi mewabahnya serangan demam berdarah dengue (DBD). (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

A
PenulisAgung Sedana Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia