Destinasi Wisata Tanjung Merah Dikuasai Pemilik Lahan
Tempat wisata Pantai Tanjung Merah yang dibuat pada tahun 2018 dengan anggaran miliaran rupiah ternyata dibangun diatas lahan milik warga

PULAU TALIABU – Perhatian Pemerintah Kabupaten Taliabu, Maluku Utara dalam mengembangkan destinasi wisata nampaknya belum serius. Pasalnya tempat wisata Pantai Tanjung Merah yang dibuat pada tahun 2018 dengan anggaran miliaran rupiah ternyata dibangun diatas lahan milik warga. Alhasil, wisata tanjung merah dikuasai pemilik lahan.
Dari pantauan TIMES Indonesia, Pantai Tanjung Merah yang terletak di Desa Talo Kecamatan Taliabu Barat ini sering dikunjungi oleh wisatawan lokal pada akhir pekan, nyatanya tidak memberi pemasukan pada pemerintah daerah.
Kepala bidang (Kabid) Parawisata Akmal Akbar mengakui akan hal itu. Ia mengatakan hingga kini lahan pantai tanjung merah belum mendapatkan opsi terbaik.
"Ia lahan itu masih milik warga, bukan daerah. Kita terkendala di masalah lahan itu," kata Akmal Akbar kepada TIMES Indonesia, Senin (16/3/2020).
"Kami sudah pernah berkomunikasi dengan pemilik lahannya. Mereka ingin bagi hasil. Tapi opsi itu masih kami pikirkan belum diambil keputusannya" tambahnya.
Akmal menambahkan, pengembangan wisata Pantai Tanjung Merah seharusnya sudah tuntas pada tahun 2021 mendatang. Tetapi lahan masih menjadi masalah utama.
"Kalau lahannya tidak ada masalah, pengembangan wisata Pantai Tanjung Merah selesai di tahun 2021," tutupnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

