Penyakit Mata Ayam Serang Buah Apel Batu
Penyakit mata ayam pada buah apel menyebabkan petani dan pedagang buah di Kota Batu, Jawa Timur dan penyebaran virus corona membuat perdagangan buah turun dan wisata petik apel sepi.

BATU – Penyakit mata ayam pada buah apel menyebabkan petani dan pedagang buah di Kota Batu, Jawa Timur dan penyebaran virus corona membuat perdagangan buah turun dan wisata petik apel sepi.
Kondisi ini dialami warga Desa Tulungrejo yang banyak bekerja sebagai petani apel dan memanfaatkan lahannya untuk wisata petik buah.
Kepala Desa Tulungrejo Suliono mengatakan, penyakit mata ayam membuat ekonomi warga Desa Tulungrejo mengalami penurunan drastis. Hal ini menjadi kian parah dengan penyebaran covid-19.
"Libur semua, 14 hari libur semua. Itu jadi kendala utama juga karena wisata petik apel ditutup. Mungkin corona ini menjadi isu nasional ya, tapi harapan kami pemerintah dapat memberikan keamanan," ujarnya, Rabu (18/3/2020).
Suliono juga berharap agar pemerintah kota dapat memberikan sosialisasi terkait dengan penanganan penyakit mata ayam.
"Kalau kami secara teknik petani memang ahlinya, tapi secara perawatan kami kan nggak tahu. Kami hanya mengandalkan apa yang kami punya," imbuhnya.
Sementara itu salah satu pedagang apel Amin Lestasri mengatakan, ia mengalami kesulitan saat memasok buah apel yang masih layak dikonsumsi dari para petani. Penyakit mata ayam membuat apel busuk. "Biasanya saya jual dari harga Rp15 ribu per kilo. Sekarang sudah nggak ada barangnya, jadi harganya naik jadi Rp 25 ribu per kilo," katanya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

