RSUD Demak Siap Layani Pasien COVID-19

TIMESINDONESIA, DEMAK – Upaya penanganan pasien virus Corona (Covid-19) terus diupayakan oleh pemerintah, termasuk pemerintah Daerah Kabupaten Demak.
Dinas kesehatan Kabupaten Demak mengaku siap jika sewaktu-waktu ada pasien yang ingin memeriksakan kesehatannya.
Advertisement
Juru bicara Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Guvrin (50) mengatakan warga yang mengalami tanda-tanda seperti sesak nafas dan suhu tubuh tinggi bisa memeriksakan kesehatannya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sunan Kalijaga sebagai rumah sakit rujukan penderita virus Corona di wilayah Demak.
"Jika mengalami gejala sesak nafas dan suhu tubuh tinggi dapat segera ke RSUD Sunan Kalijaga, di sana akan dites. Jika positif maka rumah sakit akan mengambil tindakan sesuai prosedur," ujar Guvrin.
Humas RSUD Sunan Kalijaga, Kuswanto (48) juga mengaku siap melayani masyarakat penderita positif virus Corona. Fasitilas yang disipakan diantarnya dua ruang isolasi, dan sebelas kamar tidur untuk ruang pengawasan yang berada di ruang Sakura lantai tiga.
"Peralatan kami cukup memadahi meski kurang lengkap. RSUD Sunan Kalijaga sudah mempunyai ventilator untuk pasien Corona yang berada di ruang ICU. Sementara peralatan lain seperti alat tes Corona dan toolkit belum ada karena di pasaran masih langka, kami masih mengusahakan alat toolkit dan alat tes Corona," ujarnya.
Selanjutnya ada beberapa tenaga medis yang dikerahkan untuk mengatasi pasien Covid-19. RSUD Kabupaten Demak mengerahkan semua dokternya, antara lain dokter spesialis umum, dokter spesialis paru-paru, dokter spesialis anak dan anestesi.
“Mereka siap, semua dokter berkecimpung, sehingga kalo ada kasus bisa mengatasi," tegas Kusmanto.
Karena RSUD Demak merupakan rumah sakit standar daerah, jika ada pasien terpapar Covid-19 di Demak akan diambil sampel darahnya terlebih dahulu kemudian dikirim ke Yogyakarta. “Karena yang punya alat tes Corona sementara ini yang memiliki alat tes di Jogjakarta," katanya.
Kusmanto menyarankan kepada masyarakat untuk sementara di rumah dahulu. “Saran saya untuk masyarakat agar membatasi diri, jangan kumpulp-kumpul dan di rumah saja”.
Menurut BNPT kenaikan grafik penyebaran Covid-19 dari sekitar April-Mei, sehingga masyarakat diimbau tetap membatasi diri untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota.
Ia menambahkan jika warga yang mengalami gejala batuk, pilek dan sesak nafas mirip gejala Covid-19 mestinya segera periksa ke layanan medis terdekat, seperti Puskesmas atau klinik kesehatan. "Nanti dari petugas kesehatan yang akan mengarahkan. Karena kita itu satu kesatuan di Kabupaten Demak kita harus sebisa mungkin melayani semua pasien seperti ini. Kami siap melayani 24 jam," ujar Kusmanto. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Faizal R Arief |
Publisher | : Sholihin Nur |