Peristiwa Daerah Bencana Nasional Covid-19

Dinkes Sleman: Stok Alat Pengaman Diri untuk Rumah Sakit Menipis

Selasa, 24 Maret 2020 - 20:41 | 42.52k
Alat Pengaman Diri (APD) bagi tenaga medis untuk penanganan virus Corona di rumah sakit wilayah Sleman mulai menipis. (FOTO: Istimewa)
Alat Pengaman Diri (APD) bagi tenaga medis untuk penanganan virus Corona di rumah sakit wilayah Sleman mulai menipis. (FOTO: Istimewa)
FOKUS

Bencana Nasional Covid-19

Kecil Besar

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Berbagai langkah terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Sleman dalam upaya penanganan pasien Covid-19. Salah satunya menyangkut ketersediaan alat pengaman diri (APD).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr Joko HastaryobM.Kes mengatakan, ketersediaan Alat Pengaman Diri (APD) di semua rumah sakit di wilayah Kabupaten Sleman mulai menipis. Pihaknya telah melakukan berbagai upaya seperti menyelesaikan rekap kebutuhan APD semua rumah sakit 10 hari ke depan dan memesan ke produsen APD sejumlah 1.000 paket.

Advertisement

Masing-masing rimah sakit terus berupaya memperoleh APD melalui chanel masing-masing. Termasuk ada yang melakukannya dengan open donation.

rumah-sakit-wilayah-Sleman-2.jpg

Karena status Kabupaten Sleman belum tanggap darurat. Maka, berpengaruh terhadap anggaran yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19. Pihaknya akan menggeser-geser anggaran, baik di dinas kesehatan dan beberapa OPD lainnya yang difasilitasi oleh Tim TAPD yaitu BKAD dan Bappeda.

"Sedangkan dari DPA, dinas kesehatan bisa menggeser anggaran dari kegiatan lain senilai Ro 2,7 M. Sedangkan untuk OPD lain saya belum memiliki datanya," kata Joko Hastaryo, Selasa (24/3/2020).

Joko menerangkan setiap rumah sakit sudah membuat kebijakan sendiri untuk menjamin dokter dan tenaga kesehatan lainnya agar mereka tetap dalam kondisi fit. Antara lain, ada yang menyediakan ekstra fooding, menjadwal ulang ketugasan SDM, maupun mengatur kunjungan pasien agar tidak menumpuk.

"Kami akan terus berupaya melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus Corona atau Covid-19 dan memberikan suport dengan menyediakan alat pengaman diri (APD) bagi tenaga medis yang menangani pasien terkait virus Corona," terang Joko Hastaryo, kepala Dinas Kesehatan Sleman. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Yogyakarta

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES