Padmanaba Peduli Jogjabike Berbagi, Galang Sembako untuk Keluarga Tidak Mampu

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Berbagai elemen masyarakat di Yogyakarta terus bergerak menggalang dukungan dan aksi sosial di tengahwabah Virus Corona atau Covid-19. Seperti yang dilakukan aktivis sosial Yogyakarta, Arjunanto atau Juno yang menggalang gerakan berbagi makanan dan minuman kepada keluarga tidak mampu. Aksi sosial ini dinamai Padmanaba Peduli, Jogjabike Berbagi kepada warga terdampak wabah Covid-19 di Yogyakarta. Kegiatan ini juga didukung oleh TIMES Indonesia.
Pada tahap pertama, Juno bersama relawan lainnya membagikan 200 bingkisan berisi sembako senilai @ Rp 100 ribu di Kawasan Jalan Malioboro. Dananya berasal dari seorang donatur.
Advertisement
Dengan mengenakan masker dan kaos tangan, para relawan dibawah koordinator Juno Bike terus bergerak di garis depan. Selasa (31/3/2020) pukul 21.00 WIB malam, mobil berisi bingkisan yang mereka tumpangi keluar dari Poskonya di Kampung, Cokrokusuman, Jetis, Yogyakarta.
Mereka menyusuri malam mengarah ke Pasar Beringharjo, untuk memulai aksi nyatanya. Tanpa mengesampingan anjuran pemerintah. Agar tidak menimbulkan kerumunan masa. Mereka melakukan jemput bola pada sasaran. Didatanginya para buruh gendong pasar, kuli panggul, tukang becak yang bermalam di Kawasan Pasar Beringharjo ini. Serta para tunawisma yang mereka ditemui selama menjalankan aksi sosial ini.
“Kami khususkan buat mereka yang sangat terdampak sosial finansialnya dengan kondisi saat ini, wabah Covid-19,” terang Juno.
Selain di Kawasan Pasar Beringharjo, aksi sosial juga mereka lakukan di seputaran Pasar Kranggan Yogyakarta. Sebanyak 100 bingkisan berisi aneka kue kering pabrikan, 2 kotak susu kemasan dan 2 sari kacang ijo mereka bagikan malam itu.
“Alhamdulillah kita kembali dapat suport dari bapak Triyanto, Komisaris Utama PT Tri Jaya Komunika. Beliau alumni Padmanaba angkatan 86. Nah, Jogjabike dikelola oleh PT Trijaya Komunika yang di dalamnya banyak digerakkan oleh alumni SMA Negeri 3 Padmanaba Yogyakarta,” terang Juno yang juga alumni Padmanaba angkatan 91.
Selama Covid-19 melanda Yogyakarta, rencananya aksi serupa akan dilakukan setiap dua hari sekali dengan diselingi pembagian nasi bungkus.
Keberadaan aksi sosial ini, lanjut Juno, meneruskan pesan Triyanto. Bukan bermaksud untuk pamer apalagi menyombongkan diri disaat orang lain dalam kesusahan. Namun hal ini dilakukan untuk menggugah hati nurani masyarakat, untuk peduli dan memikirkan nasib sesama. Bahwa masih ada mereka yang sangat terdampak dan lebih merasakan daripada kita semua. Namun tanpa pernah mengeluh, mereka tidak patah semangat terus menjalani kehidupannya.
“Ayo, posisikan dirimu. Termasuk yang perlu dibantu atau yang wajib membantu. Stay healty for everyone. Semoga wabah Covid-19 segera berakhir sehingga kita semua dapat beraktifitas seperti biasa,” terang Juno, aktivis sosial Yogyakarta yang menggerakan aksi sosial Padmanaba Peduli, Jogjabike Berbagi. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Sholihin Nur |
Sumber | : TIMES Yogyakarta |