Advertisement
Peristiwa Daerah

Lagi, Bangunan Cagar Budaya di Indramayu Dibongkar

Satu lagi bangunan cagar budaya di Kabupaten Indramayu lenyap tak bersisa. Adalah Gedung Rijstpellerij atau Pabrik Penggilingan Padi.

TIMES Indonesia,
Lagi, Bangunan Cagar Budaya di Indramayu Dibongkar
Koleksi foto Gedung Rijstpellerij di Jalan Siliwangi Indramayu yang kini telah lenyap digantikan bangunan lain. (Foto: Yayasan Indramayu Historia Indonesia for TIMES Indonesia)
A-AA+

INDRAMAYU Satu lagi bangunan cagar budaya di Kabupaten Indramayu lenyap tak bersisa. Adalah Gedung Rijstpellerij atau Pabrik Penggilingan Padi, pada zaman Hindia Belandatahun 1927- 1935 di Jalan Siliwangi, Indramayu.

Sebagai gambaran, bangunan tersebut terletak di lingkungan markas TNI di Jalan Siliwangi, Indramayu dan bersisian langsung dengan sebuah kafe.

Advertisement

Ketua Yayasan Indramayu Historia Indonesia, Nang Sadewo mengatakan, bangunan tersebut dibongkar sekitar dua bulan lalu untuk dijadikan gedung serba guna Kodim 0616/Indramayu.

"Gudang itu dibiayai oleh pihak kafe dan dijadikan gedung serba guna oleh TNI," ujar dia, Minggu (19/4/2020).

Dalam hal ini, Nang Sadewo sangat menyayangkan perombakan cagar budaya yang seharusnya menjadi cikal bakal dari bukti sejarah Kabupaten Indramayu di masa lampau.

Para generasi penerus pun seharusnya bisa mengetahui Gedung Rijstpellerij ini sebagai ajang edukasi mengenal jejak sejarah di daerahnya sendiri.

Ia juga mengakui, meski belum terdaftar resmi sebagai bangunan cagar budaya, namun keberadaan Gedung Rijstpellerij sangat berarti bagi masyarakat.

Advertisement

Ia berharap, Gedung Rijstpellerij menjadi bangunan cagar budaya terakhir di Kabupaten Indramayu yang lenyap dari bumi Wiralodra.

Ia juga meminta kepada semua pihak untuk bersama melindungi semua benda cagar budaya yang tersisa sebagai kekayaan dan kebanggaan daerah yang mesti dijaga keasliannya.

"Tentunya kita meminta kepada semua pihak, kepada Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), kepada pemerintah untuk melindungi cagar budaya yang masih tersisa," ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia