Nyekar di Sungai, Solusi Warga Ponorogo untuk Ziarah ke Makam Leluhur Luar Daerah
Tradisi masyarakat Ponorogo nyekar (ziarah makam) menjelang lebaran 2020 masih dilaksanakan sebagian masyarakat meski dalam kondisi pandemi covid-19.

PONOROGO – Tradisi masyarakat Ponorogo nyekar (ziarah makam) menjelang lebaran 2020 masih dilaksanakan sebagian masyarakat meski dalam kondisi pandemi covid-19.
Imbauan pemerintah untuk di rumah saja, nampak efektif dan diperhatikan masyarakat. Nampak jumlah peziarah di makam-makam berkurang sangat jauh dibanding lebaran sebelumnya.

Sebagian masyarakat memilih nyekar di sungai atau perempatan jalan desa daripada pergi kemakam leluhur yang ada di luar daerah.
"Mengikuti imbauan pemerintah untuk di rumah saja, nyekar di sungai juga masih bisa," ujar Rini Widyawati, Warga Desa Sampung, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (23/5/2020).
Menurutnya, keluarga biasanya nyekar ke makam leluhur yang ada di Kediri menjelang Ramadhan atau Lebaran, mengikuti anjuran kebijakan pemerintah untuk dirumah saja, tahun ini nyekar dilakukan di Sungai.
Sebagai masyarakat harus yakin semua kebijakan pemerintah untuk kebaikan seluruh masyarakat, melaksanakan semua himbauan pemerintah merupakan kewajiban. "Masih banyak solusi dalam pembatasan protokol kesehatan, semoga pandemi covid-19 segera sirna dari Ponorogo," ucapnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

