Advertisement
Peristiwa Daerah

Pengasuh Darul Ulum Jombang: New Normal di Pesantren Tak Sederhana

Penerapan New Normal masih mengandung pro kontra di tengah masyarakat. Termasuk penerapannya di Pondok Pesantren. Hal itu dikarenakan, keadaan pesantren yang keadaannya yang tidak memungkinkan menerima penerapan kebijakan itu dengan mudah.

TIMES Indonesia,
Pengasuh Darul Ulum Jombang: New Normal di Pesantren Tak Sederhana
Masjid Darul Ulum Kabupaten Jombang. (FOTO: Dok TIMES Indonesia)
A-AA+

JOMBANG Penerapan New Normal masih mengandung pro kontra di tengah masyarakat. Termasuk penerapannya di pondok pesantren. Hal itu dikarenakan, keadaan pesantren yang keadaannya yang tidak memungkinkan menerima penerapan kebijakan itu dengan mudah.

Tak sedikit yang memprediksi, pemberlakuan New Normal di pesantren ini justru akan menjadi bom waktu bagi tersebarnya Covid-19. Oleh karenanya, pemerintah sebaiknya diminta tidak tergesa-gesa dan harus melakukan kajian agenda ini secara tuntas.

Advertisement

Salah-satu-pengasuh-pesantren-Darul-Ulum-DU-Peterongan-Jombang-KH-Zaimuddin-As-ad.jpg

Salah satu pengasuh pesantren Darul Ulum (DU), Peterongan, Jombang, KH Zaimuddin As' ad. (FOTO: Hilmy for TIMES Indonesia)

Salah satu pengasuh pesantren Darul Ulum (DU), Peterongan, Jombang, KH Zaimuddin As'ad mengatakan, pemberlakuan Now Normal di Pondok Pesantren memang tidak semudah yang dibayangkan.

Hal itu dikarenakan, masalah pada penyebaran Covid-19 ini tidak sederhana. Banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dilakukan agar tidak menjadi penambahan masalah.

"Kalau gak setuju, apa pesantren mau libur terus. Sehingga kehilangan peran untuk membina akhlak anak bangsa. Jadi permasalahannya tidak sederhana," katanya kepada TIMES Indonesia, Sabtu (30/6/2020).

Advertisement

Saat ini, lanjut laki-laki yang biasa disapa Gus Zuem itu, pesantren memang dihadapkan dengan dilema cukup serius. Pasalnya, jika memiliki salah satunya, akan tetap susah menjalankannya. "Apapun keputusan pesantren dalam New Normal ini, pasti mengandung hal buruk. Sama-sama susah dijalankannya," ujarnya.

Santri.jpg

Di Pondok DU Jombang sendiri kata Gus Zuem, saat ini sedang mempertimbangkan dalam penerapan kebijakan tersebut. Dan tentu akan mengambil jalan yang sekira adalah pilihan terbaik.

"Insya Allah para pengasuh (Darul Ulum Jombang) akan rapat Ahad ini. Pemerintah sendiri kan menyerahkan sepenuhnya pada kebijakan (New Normal) ke otoritas pondok pesantren sendiri. Saya justru mengimbau para pimpinan pesantren untuk memperhitungkan segala kemungkinan, sebelum mengambil keputusan dimulai tidaknya pembelajaran," ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Ramli
PenulisMoh RamliPasca Sarjana Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (2023). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia