WRS Terobosan Baru BMKG NTT Dalam Penyebarluasan Informasi
Pemasangan alat Warning Receiver System (WRS) menjadi terobosan baru BMKG (Badan Meteorologi, Klimatotologi dan Geofisika) dalam penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini di Nusa Tenggara Timur (NTT).

WAINGAPU – Pemasangan alat Warning Receiver System (WRS) menjadi terobosan baru BMKG (Badan Meteorologi, Klimatotologi dan Geofisika) dalam penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Stasiun Geofisika Kabupaten Sumba Timur NTT Arif Tyastama, S.Si, M.Si, Kamis (25/6/2020) mengatakan, pemasangan alat WRS salah satu implementasi dari tugas dan kewajiban BMKG dalam menyebarluaskan informasi gempa bumi dan peringatan dini hingga tsunami di berbagai wilayah di Indonesia.
“Dari sejak tahun 2008 BMKG sudah memasang sebanyak 275 peralatan WRS namun mengingat peralatan WRS juga sangat dibutuhkan oleh pemerintah daerah seperti di Kantor dan lembaga kementerian. Maka di tahun 2020 ini BMKG memasang WRS generasi terbaru di 315 lokasi di 19 antaranya di wilayah NTT,” kata Arif.
Menurutnya, WRS generasi terbaru menggunakan teknologi baru yakni WRS NewGen berbeda dengan WRS sebelumnya. WRS NewGen merupakan terobosan baru BMKG dalam penyebarluasan Informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami secara cepat bersifat Realtime otomatis.
Selain itu, hasil monitoring BMKG menunjukan selama periode 2008-2019, rata-rata dalam setahun terjadi gempa sebanyak 5.818 kali sedangkan gempa magnitudo diatas 5,0 sebanyak 347 kali dan 2 tahun sekali gempa berpotensi tsunami
“Jadi percepatan penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami ini untuk memastikan stakeholder dalam mengambil langkah penting secara cepat dalam menyelamatkan warga,” ujarnya.
Arif menjelaskan, lokasi pemasangan WRS NewGen tahun 2020 mencakup Kantor Kementerian dan Lembaga yang tersebut dalam Perpres No. 93 Tahun 2019 dan Institusi yang terlibat dalam penanganan bencana gempa dan tsunami seperti Kantor Pemerintah Daerah yakni BPBD, Kantor Media Televisi dan Radio, Kantor Unit pelaksana tekhnis BMKG yang terkait penanganan bencana.
“Kami berharap dengan adanya percepatan penyebarluasan informasi gempa dan peringatan dini tsunami maka dapat mempercepat respon dalam penanganan bencana sehingga dapat memberikan manfaat nyata dalam menyelamatkan masyarakat Indonesia dari bencana,” ungkap Kepala Stasiun Geofisika Kabupaten Sumba Timur NTT Arif Tyastama terkait alat WRS yang dipasang oleh BMKG. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


