TPI Nyamplungsari Diresmikan, Bupati Pemalang: Bukti Kita Punya Semangat yang Sama
Bupati Pemalang Dr H Junaedi SH MM meminta pengelola konsisten memberikan perhatian terhadap Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

PEMALANG – Bupati Pemalang Dr H Junaedi SH MM meminta pengelola konsisten memberikan perhatian terhadap Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Ia menekankan, faktor penting yang harus diperhatikan dalam pengelolaan TPI adalah keamanan, ketertiban, dan kebersihan.
"Untuk itu, pengelola TPI diharapkan konsisten memberikan perhatian terhadap hal tersebut," ungkap Junaedi, saat meresmikan pembangunan TPI Nyamplungsari di Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2020).
Hal serupa juga disampaikan sebelumnya oleh Bupati agar semua warga wajib ikut menjaga TPI Nyamplungsari sebagai sarana umum.
“Mari bersama-sama kita gunakan sarana umum ini dengan penuh tanggung jawab dan selalu menjaga lingkungan di sekitar agar TPI Nyamplungsari terasa nyaman," ajaknya.
Terkait kondisi pandemi Covid-19 yang persebarannya masih terus terjadi, Bupati mengingatkan kepada seluruh undangan yang hadir di acara tersebut, agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas di tempat umum, dengan mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan, serta menggunakan masker.
Selain peresmian TPI Nyamplungsari yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, Bupati juga ikut memanen udang vaname di lokasi yang tak jauh dari tempat peresmian TPI.
Tampak hadir, anggota Forkorpimda, Sekda M Arifin serta Kepala Dinas Perikanan Suharto dan para kepala perangkat daerah terkait, anggota Forkopimcam Petarukan, Kades Nyamplungsari serta perangkat desa, dan para pengelola KUD di Kecamatan Petarukan.
Terwujudnya pembangunan TPI Nyamplungsari di Kecamatan Petarukan, membuktikan bahwa semuanya memiliki semangat yang sama dalam mendukung kemajuan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pemalang.
Sehubungan dengan itu, pihaknya menyampaikan terimakasih kepada Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang dan semua pihak yang terkait atas upaya dan kerja kerasnya.
TPI, kata Bupati, merupakan tempat melakukan transaksi perdagangan ikan baik melalui lelang ataupun sebagai mekanisme jual beli lainnya.
"Keberadaan TPI sangat membantu nelayan dalam memasarkan dan menjual ikan hasil budidaya atau tangkapannya. Sebaliknya, pembeli juga akan semakin dibuat mudah untuk mendapatkan pasokan ikan segar yang didapat langsung dari nelayan. Karenanya, pembangunan infrastruktur pendukung di bidang perikanan seperti TPI, sangat dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang Suharto melaporkan, pembangunan TPI khususnya TPI Nyamplungsari dimaksudkan untuk meningkatkan produksi perikanan tangkap di wilayah Kabupaten Pemalang dan untuk menampung kapasitas pelaku usaha perikanan.
Ditambahkan, TPI tersebut dibangun sejak tahun 2015, dan pembangunanya dilakukan secara bertahap, dimulai dari pengadaan tanah, pengurugan, sampai dengan proses pembangunannya yang baru selesai kemarin, namun belum seratus persen.
“Pembangunan masih sebatas fasilitas pokok dan masih perlu dilakukan pembangunan fasilitas lainnya," kata Suharto.
Suharto menyampaikan, TPI Nyamplungsari sudah diuji coba selama delapan hari, dimulai sejak 2 Juli lalu. Sejak hari itu sudah diadakan pelelangan sampai dengan hari ini.
“Jumlah ikan yang dilelang kurang lebih sebanyak 2,4 ton," ungkapnya.
Selain perikanan tangkap, kata Suharto, di sini juga sudah ada perikanan budidaya yang telah menyumbang pangan di Indonesia.
“Saat ini Pemalang sudah memiliki 5 TPI yang tersebar di beberapa tempat, antara lain di Desa Nyamplungsari, Mojo, Tanjungsari, Ketapang, dan Asemdoyong," jelas Suharto. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

