Gunung Raung Keluarkan Suara Gemuruh, Ini Penjelasan PVMBG
Gunung Raung di Banyuwangi, Jawa Timur kembali menunjukkan peningkatan aktivitas.

BANYUWANGI – Gunung Raung di Banyuwangi, Jawa Timur kembali menunjukkan peningkatan aktivitas.
Kepala Pos Gunung Api (PGA) Raung, Mukijo kepada TIMESIndonesia, Jumat (24/7/2020) menjelaskan, dari pantauan satelit terra, di kawah gunung muncul adanya sebuah titik panas atau hotspot.
Selain muncul titik panas, gunung setinggi 3332 meter di atas permukaan laut itu juga mengeluarkan suara gemuruh yang terdengar dari wilayah Jember.

"Ada beberapa info dan laporan dari Jember, kalau dari sini (Banyuwangi) tidak terdengar," ujar Mukijo.
Mukijo mengatakan, pola tersebut hampir sama seperti erupsi Gunung Raung pada kejadian sebelumnya.
"Memang bisa saja terjadi seperti itu, seperti yang sudah-sudah, dari satu sisi terdengar, dari sisi lain tidak," tuturnya.
"Hari ini jumlah letusan sebanyak 11 kali, amplitudo 3-9 milimeter dan durasi 48-114 detik. Sedangkan tremor non harmonik jumlahnya 58, amplitudo 1-11 milimeter dan durasi 61-838 detik," imbuh Mukijo.
Sementara itu Kepala Bidang Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan mengatakan, jika aktivitas Gunung Raung masih berfluktuasi.
"Jadi wajar kalau ada sedikit kenaikan aktivitas kemarin," ungkap Hendra saat dikonfirmasi TIMESIndonesia.
Hendra menambahkan, berdasarkan image thermal satelit, nampak ada kenaikan suhu akibat ada material yang keluar dari dasar kawah dalam volume kecil. PVMBG menyebut kondisi tersebut masih aman. "Masih, aman sekali," tegas Hendra.
Meski ada peningkatan aktivitas, status gunung yang terletak di tiga kabupaten yakni Banyuwangi, Jember dan Bondowoso tidak berubah.
"Masih Waspada, perubahan yang terjadi hanya variasi kecil," ungkapnya.
PVMBG mengimbau kepada masyarakat yang berada dekat dengan Gunung Raung untuk tidak terlalu panik, namun harus tetap waspada.
Sebelumnya Gunung Raung yang berada di tiga kabupaten yakni Banyuwangi, Bondowoso dan Jember itu mengalami erupsi pada Kamis (16/7/2020) pagi. Asap coklat terlihat keluar dari puncak gunung tersebut.
Aktivitas vulkanik Gunung Raung dinaikkan dari level I (Normal) menjadi level II (Waspada), sejak tanggal 17 Juli 2020, pukul 14.00 WIB.
Sebagai informasi, Gunung Raung merupakan salah satu gunung api aktif yang berada di Jawa Timur. Gunung api ini merupakan gunung api strato berkaldera, dengan kawah utama Kaldera Raung. Kaldera Raung berbentuk ellips dengan ukuran 1750 x 2250 m, dalamnya 400-550 m dari pematang gunung. Tingkat aktivitas G. Raung adalah level I (Normal) sejak 24 Oktober 2016. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


