Dapat Lampu Hijau, Lamongan Dangdut Community Simulasikan Pentas Dangdut
Seniman dangdut yang tergabung dalam Lamongan Dangdut Community hari ini menggelar simulasi pentas dangdut dengan menerapkan protokol kesehatan, di halaman

LAMONGAN – Seniman dangdut yang tergabung dalam Lamongan Dangdut Community hari ini menggelar simulasi pentas dangdut dengan menerapkan protokol kesehatan, di halaman kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2020).
Simulasi tersebut digelar setelah mendapatkan lampu hijau untuk menggelar pentas dangdut, meski harus dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti pakai masker dan jaga jarak saat di atas panggung.
"Terima kasih kepada bapak Bupati, Kapolres dan Dandim 0812 beserta Forkompimda yang telah datang meresmikan pentas dangdut tangguh seniman dangdut lamongan tanggap Covid-19. Kami mengucapkan banyak terima kasih telah diizinkan untuk berkreasi kembali dalam menjalankan pentas seni dikabupaten lamongan," kata Ketua LDC, May Happy, di hadapan Forkopimda.
Diperbolehkannya kembali menggelar pentas tentu menjadi angin segar bagi seniman dangdut yang kurang lebih selama 5 bulan menganggur.
"Dalam penyelenggaraan pentas seni nanti kami akan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah," tuturnya.
Simulasi pentas dangdut yang diselenggarakan oleh LDC direspon positif oleh Bupati Lamongan, Fadeli. Namun orang nomor satu di Lamongan tersebut juga mewanti-wanti agar pentas dangdut tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Terima kasih peresmian pentas dangdut tangguh tanggap covid -19 yang sudah mematuhi protokoler kesehatan yang ditentukan oleh pemerintah daerah," ujar Fadeli.
Hal senada juga dikatakan Kapolres Lamongan, AKBP Harun, bahwa Lamongan saat ini masih zona oranye untuk penyebaran kasus Covid-19, sehingga protokol kesehatan wajib diterapkan. "Tujuannya diperbolehkan pentas dangdut adalah untuk menggerakkan kembali perekonomian di Lamongan," tutur Harun. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


