Suhu Minus 3 Derajat Celcius, Butiran Es Turun Lagi di Dataran Tinggi Dieng
Suhu udara di Dataran Tinggi Dieng (DTD) Banjarnegara Jawa Tengah sejak Jumat lalu (23/7/2020) hingga Senin (27/7/2020) terus menurun mencapai minus 3.

BANJARNEGARA – Suhu udara di Dataran Tinggi Dieng (DTD) Banjarnegara Jawa Tengah sejak Jumat lalu (23/7/2020) hingga Senin (27/7/2020) terus menurun mencapai minus 3 derajat celcius.
Suhu terendah biasanya terjadi pada pukul 03.00 WIB hingga pukul 05.30 WIB. Hingga berita ini ditulis belum ada informasi kerusakan akibat fenomena 'bun upas' atau embun es.
Babe Solah salah seorang tokoh masyarakat Dieng Kulon Kecamatan Batur, Banjarnegara saat dikonfirmasi TIMES Indonesia menyampaikan, fenomena ini merupakan kejadian tahunan.

"Biasanya embun es atau warga di Dieng menyebutnya Bun Upas, turun pada awal Agustus. Tapi fenomena ini turun lebih awal. Alhamdulilah tidak ada pengaruh terhadap tanaman kentang di di DTD," kata Babe.
Namun demikian warga atau petani kentang pada umumya sudah mengantisipasi untuk menghindari gagal panen. Karena puncak embus es ini terjadi pada bulan depan atau Agustus.
Ada hal yang menarik jika turun Bun Upas, wisatawan biasanya malah meningkat. Mungkin penasaran karena jika minus seolah kita berada di daerah kutub. Kabut tebal dan berair. Pagi harinya berubah menjadi butiran es.
Sementara warga setempat jika pada Juli - Agustus banyak menggunakaan tungku bahan bahar kayu.dan gas untuk membuat perapian untuk penghangat tubuh atau ruangan.
Seperti yang dilakukan Achmad Sriyadi, anggota DPRD Banjarnegara Fraksi Gerindra asal Dieng Kulon. Saat suhu udara di Dataran Tinggi Dieng terus turun mencapai minus 3 derajat celcius, dia dan keluarganya sudah bersiap sebelumnya. "Kami dan keluarga jika merasa kedinginan, ya nyalakan tunggu berbahan bar gas," katanya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


