Takmir Masjid Agung Lamongan Batasi Jumlah Jemaah Shalat Idul Adha
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah yang bakal berlangsung dalam pandemi Covid-19, Takmir Masjid Agung Lamongan mempersiapkan teknis pelaksanaan, mulai dari shalat Idul Adha hingga proses penyembelihan hewan kurban.

LAMONGAN – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah yang bakal berlangsung dalam pandemi Covid-19, Takmir Masjid Agung Lamongan mempersiapkan teknis pelaksanaan, mulai dari shalat Idul Adha hingga proses penyembelihan hewan kurban.
Pelaksanaan shalat Idul Adha nantinya akan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak dan pakai masker.
Jumlah jemaah shalat Idul Adha juga dibatasi 3 ribu orang. Jumlah tersebut merupakan separuh dari kapasitas Masjid Agung.
"Sebenarnya bisa menampung jamaah sebanyak 6.000 orang. Namun karena adanya pandemi Covid-19, kapasitas jamaah dibatasi menjadi 3.000 jamaah saja," kata Takmir Masjid Agung Lamongan, M. Tsalits Fahami, Selasa (28/7/2020).
Selain pembatasan jumlah jemaah, kata Tsalis, pihaknya juga akan membagikan kantong plastik kepada setiap jemaah yang hadir.
"Tujuan pemberian kantong plastik sendiri, untuk memudahkan setiap jamaah menyimpan sandal yang mereka bawa sehingga menghindari kerumunan saat akan meninggalkan masjid," tuturnya.
Sebelum jemaah memasuki area masjid, kata Tsalis, petugas juga akan mengecek suhu tubuh dan menyediakan tempat cuci tangan untuk para jemaah.
"Kita juga menyiapkan masker bagi jemaah yang tidak membawa masker. Kebersihan masjid juga terus kita jaga, dengan mengepel lantai masjid dua kali sehari, yaitu pukul 08.00 WIB dan pukul 16.00 atau setelah shalat Ashar," ujarnya.
Sementara untuk proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Agung Lamongan dilakukan oleh 50 orang petugas, dengan mengenakan APD.
Pembagian daging kurban juga tidak melalui kupon seperti Idul Adha tahun-tahun sebelumnya. Petugas dari Masjid Agung Lamongan akan mengantar langsung ke rumah masing-masing penerima. "Untuk penyembelihan sendiri akan dilakukan selama dua hari. Karena bertepatan dengan hari Jumat maka proses penyembelihan hewan kurban setelah sholat Jumat dan pada Sabtu pagi," ucap Tsalis. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


