Advertisement
Peristiwa Daerah

Warga Banyuwangi Peringati Pergantian Tahun Baru Islam dengan Ancak Suro

Menyambut datangnya tahun baru Islam 1442 H, sejumlah desa di Banyuwangi, Jawa Timur menggelar acara syukuran bersih desa. Acara dilakukan dengan menyantap makanan di atas ancak di sepanjang jalan kampung.

TIMES Indonesia,
Warga Banyuwangi Peringati Pergantian Tahun Baru Islam dengan Ancak Suro
Warga duduk bersila di depan hidangan nasi ancak. (FOTO: Rizki Alfian/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Menyambut datangnya tahun baru Islam 1442 H, sejumlah desa di Banyuwangi, Jawa Timur menggelar acara syukuran bersih desa. Acara dilakukan dengan menyantap makanan di atas ancak di sepanjang jalan kampung.

Seperti yang dilakukan oleh warga Desa Kebaman, Kecamatan Srono, pada Rabu (19/8/2020). Warga memperingati 1 Muharram dengan menggelar bersih desa yang dikemas menarik dalam acara 'Ancak Suro'.

Advertisement

Dalam 'Ancak Suro' tersebut warga berkumpul di sepanjang jalan kampung dengan duduk bersila di depan nasi, berikut lauk pauk yang sudah disiapkan sebelumnya di atas ancak. Hidangan nasi tersebut berasal dari masing-masing kepala keluarga.

hidangan-nasi-ancak-2.jpg

Tujuannya untuk berdoa bersama memohon keselamatan kepada Tuhan yang Maha Esa dan dijauhkan dari marabahaya. Hidangan akan disantap bersama di penghujung acara Ancak Suro.

Menariknya, selain selamatan suroan, acara juga dirangkai dengan doa bersama yang dikhususkan untuk para pahlawan bangsa. Mengingat pelaksanaan selamatan masih di bulan Agustus.

Ketua Panitia Ancak Suro, Hariyanto mengatakan, kegiatan tersebut digelar rutin setiap tahun. Namun untuk tahun ini kemasan acara digelar lebih menarik daripada tahun sebelumnya.

Advertisement

"Sebelumnya kita gelar sederhana. Tapi pada momen ini kami sengaja menggelar di sudut jalan kampung," ungkapnya.

hidangan-nasi-ancak-3.jpg

Sementara itu Kepala Desa Kebaman, Alif Burhanuddin mengungkapkan, bahwa di wilayah yang ia pimpin ada sekitar 30 kampung yang menggelar acara serupa.

"Hari ini ada sekitar 30 tempat yang menggelar kegiatan bersih kampung. Semua tersebar di hampir seluruh desa," ujar Alif.

Alif mengapresiasi kegiatan Ancak Suro dari warga Kampung Wilutan tersebut. Menurut dia, kegiatan yang berbasis masyarakat akan bisa menggerakkan terus berkembang.

Di tempat lain di Desa Kepundungan, Kecamatan Srono, kegiatan suroan tidak digelar semarak seperti tahun sebelumnya. Ini dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang mengharuskan untuk tidak menggelar acara secara massal.

"Kegiatan dilakukan di jalanan kampung dengan menyantap hidangan nasi di atas ancak, semoga semuanya berkah," terang Anas Dzar, salah satu pegawai Desa Kepundungan saat acara Ancak Suro dalam menyambut tahun baru Islam. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizki Alfian
PenulisRizki Alfian Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia