Menengok Ven Kandou, Pengangkat Jenazah 7 Pahlawan Revolusi dari Lubang Buaya
Pada Sabtu (29/08/2020), Danlantamal VIII Manado menyambangi saksi hidup pengangkat jenazah 7 jenderal pahlawan revolusi korban G30S/PKI dari Lubang Buaya. Di usia senjanya, Pelda KKo (Purn) Evert Julius Ven Kandou kini terbaring sakit di Desa Kedung Rejo

MANADO – Pada Sabtu (29/08/2020), Danlantamal VIII Manado menyambangi saksi hidup pengangkat jenazah 7 jenderal Pahlawan Revolusi korban G30S/PKI dari Lubang Buaya. Di usia senjanya, Pelda KKo (Purn) Evert Julius Ven Kandou kini terbaring sakit di Desa Kedung Rejo Muncar Kabupaten Banyuwangi,Jawa Timur.
Kedatangan Jendral Marinir Bintang Satu asal Minahasa itu sebagai bentuk kepedulian kepada pensiunan KKO (saat ini bernama Marinir), sekaligus sebagai bentuk perhatian dan dukungan dari seluruh prajurit TNI AL di Sulawesi Utara agar Ven Kandou sembuh dari sakit yang dialaminya.
Danlantamal VIII mengatakan, sebagai pimpian TNI AL di Sulawesi Utara (Sulut) ia merasa bertanggung jawab untuk mengunjungi putra Kabupaten Minahasa yang telah berjasa mengangkat jenazah 7 pahlawan revolusi korban G30S/PKI.
Kedatangan Danlantamal VIII juga membawa pesan dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE,yang merasa ikut peduli dan memberi dukungan dalam bentuk pemberian tali kasih guna membantuh proses pengobatan putra terbaik Desa Wengkol,Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara ini.
Danlantamal VIII tidak segan berinteraksi langsung dengan mengusap-usap kedua kaki Evert Julius Ven Kandou sambil selalu mengucapkan doa dan minta kesembuhan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. "Tetap semangat dan terpenting hati harus gembira dan senang, karena itu adalah obat yang utama," ucapnya.
Ucapan Danlantamal VIII pun langsung disambut Ven Kandou dengan ekspresi tersenyum sambil menganggukkan kepala.
Sementara itu, Laksmarion Moll putra ketiga Pelda KKO (Purn) Evert Julius Ven Kandou menyambut baik kunjungan serta perhatian, kepedulian dan dukungan yang diberikan Danlantamal VIII Manado serta Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE.
"Semoga kebaikan yang telah diberikan mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar putra dari Ven Kandou, sang pengangkat jenazah 7 jenderal Pahlawan Revolusi korban G30S/PKI dari Lubang Buaya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

