Inspiratif, Pria Asal Jombang Ini Membuat Sepeda Onthel dari Kayu
Gowes sepeda sekarang menjadi trend gaya hidup sehat yang dijalani masyarakat Indonesia saat ini. Hal tersebut dimanfaatkan oleh Slamet (54) warga Jombang dengan ide kreatifnya ia membuat sepeda onthel dari kayu.

JOMBANG – Gowes sepeda sekarang menjadi trend gaya hidup sehat yang dijalani masyarakat Indonesia saat ini. Hal tersebut dimanfaatkan oleh Slamet (54) warga Jombang dengan ide kreatifnya ia membuat sepeda onthel dari kayu.
Uniknya laki-laki ini kesehariannya sebagai tukang pijat urat bukan seorang tukang mebel atau tukang pengukir kayu.
Slamet menceritakan pada TIMES Indonesia, awal mulanya ia hanya mencari kesibukan di tengah pandemi saat tidak ada pelanggan untuk dipijat. Selain itu juga menyalurkan hobby semata tidak ada niatan lebih.

"Mulanya cuma pengen nyari kesibukan saat orderan mijet lagi sepi. Kemudian saat saya jalan-jalan pakai sepeda onthel melihat banyak orang yang sedang onthelan juga dan kayaknya sudah menjadi hobby banyak orang di masa pandemi ini. Dari situlah saya terinspirasi pengen membuat sepeda onthel tapi dengan yang berbeda," ungkapnya saat di temui di kediamannya Dusun Semanding, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang (30/8/2020).
Bahan dasar yang ia pakai adalah kayu jati yang teksturnya lebih kuat. Selain itu sepeda yang ia buat juga diukir dengan motif yang sangat bagus dan cantik.
Untuk pembuatan sepeda, Slamet mengaku membutuhkan waktu seminggu sampai dengan satu bulan tergantung tingkat kerumitannya.
Mengingat alat yang digunakan masih menggunakan alat manual. Itu baru pembuatan rangka sepedanya kemudian tinggal pemasangan roda dan gayuhnya.

Mengenai harga ia belum bisa menjawab pastinya. Selama ini ia belum pernah menjual sepeda buatannya. Ia lebih memilih membuat sesuai orderan pelanggan.
“saya belum pernah menjual sepeda buatan saya, bisa jadi yang seperti ini 5-7 juta. Sementara masih tergantung permintaan dari pembeli. Jika ada yang pesen saya buatkan sesuai harga permintaan. Alhamdulillah, kemaren pak Polsek Jogoroto pesen 1 buah," ungkapnya.
Slamet menambahkan, ia belum berani untuk menyetok banyak karena kekuatan dari sepeda ini juga belum teruji takutnya para pembeli malah kecewa.
"Sementara melayani permintaan, karena proses pembuatannya juga tidak mudah dan mahal juga. Nanti kalau sudah ada yang memakai dan tidak ada kendala baru nanti berani membuat yang banyak," pungkasnya mengenai sepeda ontel kayu buatannya.
Selain membuat sepeda onthel dari kayu ia juga membuat miniatur truk dari kayu dan lukisan saat mengisi waktu luangnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

