Ini Strategi Pasangan NADI untuk Geliatkan Pariwisata Lombok Utara

TIMESINDONESIA, LOMBOK UTARA – Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar dan HM Suardi (Pasangan NADI) terus mendorong semangat kebersamaan sektor pariwisata di Lombok Utara, untuk bisa bertahan dan menciptakan inovasi di masa pandemi Covid-19.
"Sektor pariwisata kita memang sedang terpukul pandemi, dan ini terjadi secara nasional di semua daerah. Tapi yang terpenting semangat jangan sampai padam," kata Calon Bupati Lombok Utara nomor urut 2 , Najmul Akhyar, Senin (28/9/2020).
Advertisement
Punya ikon Rinjani dan kawasan tiga Gili eksotik, Lombok Utara menjadi salah satu daerah destinasi wisata bergengsi di Provinsi NTB dengan angka kunjungan wisata yang tinggi.
Najmul meyakini pasca pandemi berlalu nanti, pariwisata Lombok Utara akan kembali bangkit dan bergeliat. Hal ini juga pernah terjadi saat gempa bumi melanda Lombok Utara Agustus 2018 lalu.
Saat itu, kawasan tiga Gili di Trawangan, Air dan Meno, sempat ditutup. Begitu pula dengan pendakian Rinjani. Kunjungan wisata sepi, namun akhirnya bisa kbangkit kembali.
"Saat ini, pandemi. Kami punya asa yang kuat, bahwa setelah pandemi ini kita lalui, pariwisata akan bangkit kembali seperti pasca gempa bumi dulu," tuturnya.
Dua bencana alam dan non alam yang sempat mewarnai pertumbuhan pariwisata di daerah itu, menurut Najmul menjadi pengalaman sangat berharga. Bahwa pemerintah daerah, stakeholders terkait, dan pelaku industri pariwisata di Lombok Utara harus menerapkan konsep pariwisata berkesinambungan, membangun mitigasi dan mampu beradaptasi.
Selalu ada hikmah dibalik bencana dan cobaan. Sepi kunjungan wisatawan saat ini bisa digunakan untuk berbenah destinasi, dan peningkatan kapasitas SDM di destinasi.
"Ada sisi positif, misalnya ketiga Gili ditutup di awal pandemi. Ada aksi bersih-bersih bersama, disinfektan bersama, dan penerapan protokol kesehatan yang memang standar daerah pariwisata internasional. Artinya ada peremajaan destinasi. Demikian juga di Rinjani, ada kesempatan alam dan lingkungan untuk meremajakan diri," urainya.
Yang terpenting, papar Najmul, masyarakat terutama pelaku wisata di Lombok Utara terus bersiap menyambut kunjungan tamu di masa pasca pandemi nantinya.
Hal ini yang selalu ditekankan NADI dalam setiap kunjungannya menyapa masyarakat di Lombok Utara. Termasuk di kawasan destinasi Gili Trawangan, Air dan Meno, juga di kawasan lingkar Rinjani.
Bupati petahana yang berpasangan dengan mantan Sekda Lombok Utara ini menegaskan, NADI akan melanjutkan ikhtiar membangun daerah Tiok, Tata, Tunaq ini dengan visi Religius, Berbudaya, Sejahtera, Adil dan Merata.
Dari pengalaman lima tahun menjabat Bupati, Najmul mengakui pendapatan daerah terbesar di Lombok Utara mengandalkan pariwisata. Sektor ini juga mampu menggenjot bertumbuhnya sektor lainnya, termasuk pertanian, peternakan.
"Jika pasangan NADI mendapat amanah memimpin Lombok Utara yang kita cintai ini, InsyaAllah, promosi wisata daerah ini akan lebih kita tingkatkan. Kami yakin selepas pandemi ini, destinasi wisata di daerah ini akan kembali melejit dan mengundang banyak wisatawan yang memang sudah sangat rindu dengan Gili, dengan Rinjani," kata Najmul.(*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Irfan Anshori |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |