Sejak Pandemi Covid-19, Museum Kereta Api Bondowoso Tutup
Semenjak Indonesia dinyatakan darurat Covid-19. PT. KAI Daop 9 Jember bersama Unit Pusat Pelestarian dan Arsitektur PT. KAI sebagai pengelola, belum memutuskan membuka Museum Kereta Api Bondowoso.

BONDOWOSO – Semenjak Indonesia dinyatakan darurat Covid-19. PT. KAI Daop 9 Jember bersama Unit Pusat Pelestarian dan Arsitektur PT. KAI sebagai pengelola, belum memutuskan membuka Museum Kereta Api Bondowoso.
Plh Manager Humas Daop 9 Jember, Raditya Mahardika mengatakan, Museum KA Bondowoso sejak bulan Maret sampai dengan waktu yang belum ditentukan tutup dikarenakan pandemi virus corona.
Tapi kata dia, stasiun yang pertama kali dibuka tahun 1897 ini sempat melayani penjualan tiket KA.
"Sebelum pandemi, Stasiun Bondowoso melayani pemesanan tiket, tetapi sekarang tutup lagi,” jelasnya.
Stasiun yang ditetapkan sebagai museum pada tahun 2016 tersebut melayani kunjungan wisatawan.
"Buka mulai pukul 08.00 pagi hingga 16.00 sore. Sehingga para wisatawan dapat menikmati koleksi dan sejarah museum secara gratis," paparnya.
Namun selama Pandemi Covid-19 ini, baik museum dan penjualan tiket juga tutup. "Penjualan tiket bagi warga Bondowoso bisa mengakses via daring dari aplikasi resmi PT. KAI," imbuhnya.
Akibat masih tutupnya Museum Kereta Api Bondowoso. Wisatawan yang ingin berkunjung diharuskan menunggu. Hingga ada keputusan untuk dibuka lagi.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


