Advertisement
Peristiwa Daerah

Gandung Pardiman Dukung Pengembangan Agro Wisata Nawungan

Keberadaan kawasan Agro Wisata Nawungan Selopamioro Imogiri Bantul berpotensi menjadi pengungkit ekonomi masyarakat bila Pemkab Bantul mengelola dengan serius.

TIMES Indonesia,
Gandung Pardiman Dukung Pengembangan Agro Wisata Nawungan
Gandung Pardiman (tengah) saat meninjau Rest Area Bukit Dermo (FOTO: Totok Hidayat/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANTUL Keberadaan kawasan Agro Wisata Nawungan Selopamioro Imogiri Bantul berpotensi menjadi pengungkit ekonomi masyarakat bila Pemkab Bantul mengelola dengan serius. Anggota DPR RI, Gandung Pardiman menyampaikan hal ini disela-sela kunjungan ke Rest Area Bukit Dermo Jum'at (27/11/2020).

Selain Rest Area yang akan dilengkapi dengan wahana wisata Jeep, areal perkebunan bawang merah semi organik merupakan potensi lain yang dapat dikembangkan. Dengan varietas bawang merah "Glowing" saat ini sudah mampu meningkatkan kesejahteraan petani karena pemasaraanya sudah menjangkau pasar nasional. 

Advertisement

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan Agro Wisata yang selaras dengan semangat Makaryo Mbangun Ndeso, Gandung Pardiman akan memberikan bantuan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan pembuatan sumur dalam. Selain untuk kebutuhan Rest Area, sumur dalam juga dapat mendukung kegiatan budidaya bawang merah. 

"Saya siap All Out untuk mendukung terwujudnya kesejahteraan rakyat," tegas politisi senior Partai Golkar ini. 

Khusus untuk budidaya bawang merah, Gandung berharap, bila selama ini hasil panen masih dijual dalam bentuk bawang merah mentah. Kedepan harus terdapat upaya untuk menaikan nilai ekonomisnya. Dengan membuat produk olahan bawang merah, selain dijual ke pasar, juga dapat menjadi oleh-oleh untuk wisatawan. 

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Bantul, Isa Budi Hartomo yang mendampingi kunjungan menjelaskan, awalnya Rest Area Bukit Deemo ini merupakan laboratorium konservasi alam untuk menghijaukan kawasan lahan kritis. Melihat letaknya yang strategis di jalur alternatif Bantul-Gunung Kidul, muncul ide menjadikan rest area. 

Pada perkembangannya dilengkapi warung dan musholla. Kedepan fasilitas akan dikembangkan wahana wisata lain. Bahkan sudah dirintis jalur yang menghubungkan dengan destinasi wisata lain di kecamatan Imogiri. Sehingga dapat dikemas menjadi paket wisata. Namun fungsinya sebagai balai konservasi alam tetap dipertahankan dengan menanam beragam pohon buah.

Advertisement

Pengelola Rest Area Bukit Dermo, Riyanto memastikan pengunjung mulai ramai khususnya pada akhir pekan. Sebagian besar merupakan masyarakat yang melakukan perjalanan dari Bantul ke Gunung Kidul atau sebaliknya. Selain untuk beristirahat, terdapat pula pengunjung yang sengaja ingin menikmati pemandangan dari atas bukit. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

T
PenulisTotok Hidayat Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia