Peristiwa Daerah

Peringatan Dini Gelombang Tinggi, Nelayan Bojongsalawe Pangandaran Tetap Melaut

Sabtu, 12 Desember 2020 - 12:58 | 73.66k
 Nelayan bojongsalawe Pangadaran  bersiap melaut (Foto: Rizal/TIMES Indonesia)
Nelayan bojongsalawe Pangadaran bersiap melaut (Foto: Rizal/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PANGANDARANBMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) menyebutkan bahwa 10 Desember 2020 - 13 Desember 2020, berpotensi terjadi gelombang tinggi di pantai selatan Jawa. Namun nelayan di sekitar pantai Bojongsalawe, Kabupaten Pangandaran memilih tetap melaut.

Postingan instagram BMKG tersebut menyebutkan bahwa pusat tekanan rendah 1000 hPa dan sirkulasi angin yang terjadi menyebabkan gelombang tinggi 2,5 m - 4,0 m, salah satunya di perairan selatan jawa.

Advertisement

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," imbauan BMKG lewat akun instagram resmi @infobmkg.

Namun kepada TIMES Indonesia pada Sabtu (12/12/2020), Ahmad (33), seorang nelayan di Bojongsalawe menyebutkan bahwa tidak ada informasi mengenai peringatan dini tersebut. "Tidak ada peringatan (potensi gelombang tinggi di laut jawa selatan)," ucapnya.

Ahmad beralasan, untuk melaut para nelayan termasuknya, sudah memiliki pegangan informasi dari web dan aplikasi seperti 'Windy' dan 'Magic sea weed'.

"Kami (nelayan) memiliki acuan dari aplikasi windy, magic sea weed sebelum pergi melaut, untuk mengetahui keadaan (kondisi laut)," tutur Ahmad yang sudah melaut sejak usia 13 tahun.

Walau tidak mendapat informasi peringatan BMKG, para nelayan sudah mengetahui bila keadaan cuaca yang sedang buruk. Karena itu, mereka melaut hanya di sekitar pinggiran pantai.

"Bila cuaca buruk, kami pun melaut tidak sampai ke tengah, jaga-jaga takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkas salah satu nelayan di pantai Bojongsalawe, Kabupaten Pangandaran ini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES