8 Pedagang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pasar Paron Ngawi Ditutup Sepekan
Pasar Paron Ngawi, Jawa Timur ditutup setelah 8 pedagang terkonfirmasi positif Covid-19.

NGAWI – Pasar Paron Ngawi, Jawa Timur ditutup setelah 8 pedagang terkonfirmasi positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Ngawi dr Yudono mengungkapkan, temuan tersebut berdasar hasil tracing petugas kesehatan. "Awalnya ada seorang pedagang terkonfirmasi positif kemudian dilakukan tracing di area pasar. Selanjutnya ada 7 orang lagi positif Covid-19 berdasar hasil tes Swab," ungkap Yudhono, Rabu (16/12/2020).
Dari temuan satgas Covid-19 tersebut, Dinas Perdagangan Perindustrian dan Tenaga Kerja, Ngawi menutup Pasar Paron selama 7 hari mulai tanggal 17 hingga 23 Desember 2020.
"Pasar ditutup sementara waktu. Para pedagang tidak melakukan aktivitas di pasar hingga proses sterilisasi pasar selesai,” Jelas Yusuf Rosyadi, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi.
Yusuf menginstruksikan kepada pegawai di pasar-pasar tradisional untuk menjalankan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Tidak hanya pegawai saja, pengunjung dan pedagang di Pasar Paron, Ngawi juga diharapkan disiplin menjalankan prokes. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



