Sosialisasi 3M Di Kalipelus Banjarnegara Terus Digenjot
Masyarakat Desa Kalipelus Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, rupanya kini sudah begitu familiar dengan virus Corona atau Covid-19

BANJARNEGARA – Masyarakat Desa Kalipelus Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, rupanya kini sudah begitu familiar dengan virus Corona atau Covid-19. Masyarakat sudah tidak begitu risau dibanding sebelumnya. Saat belum ada warga yang terdampak, pemuda dan tokoh masyarakat begitu ketat menjaga setiap orang yang hendak masuk ke wilayah ini.
Pintu-pintu masuk desa dijaga ketat sehingga tidak sembarang orang dapat masuk ke desa ini. Warga Kalipelus yang berada di luar kota diimbau jangan pulang kampung sebaliknya warga kampung harus izin jika bepergian jauh.
Inilah kondisi Desa Kalipelus kala itu, tidak terkecuali di semua desa lain di Banjarnegara, melakukan hal yang sama karena Satgas Covid-19 meminta semua elemen masyarakat mengantisipasi titik rawan virus mematikan ini.
Hj Hartiningsih, Kepala Desa Kalipelus, saat di Konfirmasi TIMES Indonesia, Sabtu (27/12/2020) menyampaikan, saat ini kondisi masyarakat relatif lebih tenang menghadapi pandemi virus Corona.
"Tim satgas Covid-19 Desa Kalipelus, terus mengadakan sosialisaasi protokol kesehatan covid-19. Apalagi Kalipelus sudah ada tiga warga yang meninggal karena virus ini. Pun demikian warga tampaknya tidak begitu kuatir," katanya.
Menurutnya, tiga warganya yang meninggal dunia ada di dukuh Bojongsari, Kalipelus dan Penusupan. "Hingga saat ini kami masih rutin melakukan penyemprotan disinfektan di tempat keramaian. Terlebih daerah sekitar pasien Covid-19," jelasnya.
Diakuinya, masyarakat Desa Kalipelus yang sebagian besar petani ikan, tidak lagi dilanda kekhawatiran seperti sebelumnya. "Semua ini, tidak terlepas peran petugas kami yang rajin melakukan sosialisasi protokol kesehatan . Warga tampaknya sudah menyadari akan pentingnya 3M (mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan jaga jarak) untuk menghindari virus Corona," tandas Ny Hartiningsih.
Wakil Ketua DPRD Banjarnegara, Edi Purwanto saat dimintai tanggapan terkait kondisi masyarakat Banjarnegara dalam menghadapi pandemi virus Corona meminta masyarakat tetap waspada.
"Kita sebaiknya jangan terlalu panik menghadapi virus Covid-19. Tetapi kita juga tidak boleh lengah. Artinya kita tetap harus mematuhi anjuran dari pemerintah yakni protokol kesehatan. Kita tidak boleh mengabaikan 3M. Karena inilah salah satu upaya yang yang paling murah dan semua orang bisa melakukannya," tegas Edi Purwanto, Wakil Ketua DPRD Banjarnegara. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


