Ini Calon Nama Anak Ponari, Dukun Cilik Asal Jombang
Kabar bahagia, Ponari telah sah menjadi seorang ayah setelah dikaruniai anak yang cantik hasil pernikahannya dengan Aminatus Zuroh, Sabtu (9/1/2021).

JOMBANG – Kabar bahagia, Ponari telah sah menjadi seorang ayah setelah dikaruniai anak yang cantik hasil pernikahannya dengan Aminatus Zuroh, Sabtu (9/1/2021).
Kira-kira putri cantik itu akan dikasih nama apa oleh Ponari? Sampai saat ini, Senin (11/1/2021) Ponari dan istrinya belum memberikan nama untuk buah hati pertamanya.
Kendati begitu, mereka berdua sudah mempunyai beberapa nama pilihan untuk anak pertamanya tersebut. "Kalau nama masih kami rundingkan dengan Mas Ponari," ujar Zuroh, kepada TIMES Indonesia.

Sementara itu, pemilik nama lengkap Muhammad Ponari Rahmatullah sudah menyiapkan beberapa nama indah untuk buah hati pertamanya itu.
"Nama itu, juga sebagian dari doa. Sebenernya kami sudah menyiapkan 3 nama. Namun, kayaknya nama ini yang lebih cocok 'Alifa Ajwa Zakhyra' yang artinya anak pertama, kebahagiaan, yang selalu menggingat Allah," jelas Ponari.
Ditanya mengenai keinginan untuk menambah buah hati. Ponari ingin mempunyai anak 1 lagi. "Kalau itu jelas pengen, tapi sementara 1 dulu kalau sudah besar bisa nambah," ungkapnya.
Ponari bercita-cita mempunyai anak 2 dengan hidup berbahagia bersama keluarga kecilnya saat ini. "2 anak cukup. Semoga limpahan berkah selalu menghampiri keluarga kecil kami," harapnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ponari, dukun Cilik Asal Jombang, Pemilik nama lengkap Muhammad Ponari Rahmatullah (21) itu kini sudah tumbuh dewasa serta menjalani kehidupan dengan selayaknya orang biasa pada umumnya.
Bahkan kini Ponari sudah berkeluarga dengan mempersunting gadis pujaan hatinya bernama Aminatus Zuroh (22) wanita asal Desa Sukosari, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang yang ia nikahi pada Sabtu (1/8/2020) silam.
Kabar bahagia, kembali datang kepada Ponari. Kini ia telah sah menjadi seorang ayah karena sang istri telah melahirkan seorang putri cantik pada, Sabtu (9/1/2021) sekitar pukul 21.10 WIB.
Ungkapan rasa syukur atas kebahagiaan yang dilimpahkan keluarga Ponari terus diungkapkan sang istri. "Alhamdulillah, senang bahagia, persalinan kemaren juga tidak ada kendala apapun," ujar Zuroh saat ditemui TIMES Indonesia di rumahnya di Desa Balongsari, Senin (11/1/2021).
Zuroh melahirkan anak pertamanya dengan Ponari dengan keadaan sehat dan normal di bidan Desa Sukosari tempat tinggalnya. Ia berharap keberkahan dari anaknya membuat keluarga yang dibina Ponari semakin harmonis dan bahagia dunia akhirat.
"Semoga jadi anak solihah yang berbakti kepada kedua orang tuanya kelak. Semoga keberkahan datang untuk keluarga kami agar selalu sakinah mawaddah warrahmah," harap Zuroh.
Sayang, saat ditemui Ponari sedang tidak ada di rumah bersama anak dan istrinya di Desa Sukosari. Ponari sedang berada di rumah ibunya, tempat ia dilahirkan di Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.
Dikonfirmasi lewat telepon, Ponari yang tengah mempersiapkan aqiqah anak pertamannya tersebut mengungkapkan kebahagiaan yang diterima dengan keluarga dengan rasa syukur.
"Tentunya, sangat senang dan bahagia. Namun, disamping itu tanggung jawab saya juga semakin tinggi," ucap Ponari.

Kini ia tengah menyiapkan diri untuk menjadi seorang ayah dengan menambah penghasilan lewat usaha sendiri.
"Sebelumnya, saya bekerja di pengisian galon di Jombang dengan gaji di bawah UMR Jombang. Sekarang sudah ada anak, rencana pengen buat usaha kecil-kecilan untuk tambahan," jelasnya.
Ia juga menyatakan siap menjadi seorang ayah dengan tanggungjawab dan amanah yang Tuhan berikan kepada keluarganya.
Ponari sendiri menjadi terkenal pada 2009 silam dan dijuluki sebagai dukun cilik sebab batu petir miliknya yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Ribuan orang berbondong-bondong ke rumah Ponari di Kabupaten Jombang berharap kesembuhan dengan mencelupkan batu itu ke dalam air. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

