Advertisement
Peristiwa Daerah

Sosok Altin dan Jalan Karir Karyawan Perkebunan Tebu PT MSM Sumba

Motivasi adalah faktor pendukung seseorang untuk melakukan aktivitas di bidang tertentu. Seperti Altin Travino Umbu Kabalu Roma, SP (28) pemuda asal Sumba Tengah yang bekerja sebagai karyawan perkebunan tebu PT MSM (Muria Sumba Manis) Kabupaten Sumba Timu

TIMES Indonesia,
Sosok Altin dan Jalan Karir Karyawan Perkebunan Tebu PT MSM Sumba
Pemuda asal Sumba Tengah Altin Travino Umbu Kabalu Roma bekerja sebagai karyawan Perkebunan Tebu PT MSM. (FOTO:Habibudin/TIMES Indonesia)
A-AA+

WAINGAPU Motivasi adalah faktor pendukung seseorang untuk melakukan aktivitas di bidang tertentu. Seperti Altin Travino Umbu Kabalu Roma, SP (28) pemuda asal Sumba Tengah yang bekerja sebagai karyawan perkebunan tebu PT MSM (Muria Sumba Manis) Kabupaten Sumba Timur NTT.

Altin yang ditemui TIMES Indonesia di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Selasa (19/1/2021) mengungkapkan, ia bergabung di HPI Agro sejak 2015 dengan melalui berbagai macam tahapan, seperti sosialisasi dan recruitment di kampus Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

Advertisement

"Saya mengikuti tahapan itu karena akan diperkenalkan rencana pembangunan tebu dan juga pabrik gula yang berlokasi di Sumba Timur. saat itu juga saya sangat antusias karena pabrik gula modern baru pertama kali di Provinsi NTT," kata Altin.

Ia menjelaskan, setelah melakukan tahapan-tahapan seleksi dan dinyatakan lulus iapun mengikuti pelatihan atau Training Center di kelas selama 3 bulan dan on the job training praktik operasional perkebunan selama 3 bulan yang nantinya akan dipersiapkan menjadi pimpinan kebun.

"Yah, proses yang dilakukan perusahan itu untuk memperkenalkan secara mendalam kepada kami terkait perkebunan tebu dan unit pengelolaannya secara materi maupun praktek lapangan," ujarnya.

Altin menuturkan, setelah menjalani Training di kelas dan praktek selama 6 bulan adanya evaluasi yang  diwajibkan untuk membuat karya tulis yang dipresentasikan di hadapan penguji.

Setelah dinyatakan lulus ia mendapat kepercayaan menjadi asisten kebun PT MSM untuk ditempatkan di perkebunan tebu Desa Lambakara, Kecamatan Pahunga Lodu. Asisten kebun adalah staff operasional yang membantu manager kebun  (ECO) dengan menjalankan usaha perkebunan di suatu wilayah.

Advertisement

"Tentu motivasi kerja saya ini adalah peluang dan tantangan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan serta memajukan daerah saya sendiri yakni pulau Sumba," paparnya.

Altin Menambahkan, perkebunan tebu PT MSM salah satu perkebunan tebu lahan kering di NTT yang menggunakan teknologi irigasi tetes (Drip Irigation) yang diadopsi dari Pertanian lahan kering dari luar dengan menggunakan air secara efektif dan efisien.

"Banyak hal yang saya pelajari selama bekerja di PT MSM khususnya pekerjaan dibidang saya. Selain mendapatkan pengalaman, koneksi atau jaringan  maka diri saya mulai menata hidup, membantu keluarga dan memulai usaha sendiri di kampung sebagai jaminan masa tua nanti," terangnya.

Selain itu Altin berharap, secara pribadi perusahaan ini terus hidup dan berkembang sehingga dapat membuka lapangan kerja lebih besar agar mengubah hidup orang Sumba seperti dirinya.

Serta memajukan daerah ini dengan melahirkan suatu produk yang berasal dari Sumba mampu menguasai pasar di Asia Tenggara karena tidak ada lagi impor gula dari luar negeri. "Tentunya saya ingin menjadi bagian dari mimpi besar ini," tutup karyawan PT MSM di Kabupaten Sumba Timur ini. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Habibudin
PenulisMoh HabibudinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia