Sampah Kiriman Kotori Pantai Pulau Wisata Koloray Morotai

TIMESINDONESIA, MOROTAI – Sampah menutupi keindahan pulau wisata. Sampah berbagai jenis itu, mengepung pantai Pulau Wisata Koloray, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara sejak tiga hari lalu.
Tumpukan sampah yang terhampar disepanjang pantai Pulau Wisata Koloray itu, diduga sampah kiriman dari Kabupaten Halmahera Utara, saat terjadi banjir bandang dua pekan silam karena, meluapnya sungai Tiabo, Kecamatan Galela Barat.
Advertisement
Hal tersebut disampaikan Warga Desa Koloray, Yusri Ladjame, saat di konfirmasi TIMES Indonesia, Jum'at (29/1/2021) pagi.
"Sampai saat ini puluhan ton sampah masih menumpuk di sepanjang pantai Desa Koloray, sehingga kebersihan pantai dan kebersihan laut saat ini tercemar," ungkapnya.
Menurutnya, sampah tersebut merupakan sampah kiriman dari Suangai Tiabo, Galela Barat, Halmahera Utara saat terjadi banjir beberapa hari lalu. Kemudian kelaut dan dibawar arus dan gelombang hingga terdampar di Pantai Pulau Koloray.
"Saya meyakini ini adalah sampah kiriman dari Galela, Halmahera Utara karena, posisi Pulau Koloray berhadapan langsung deng pesisir pantai Galela," katanya.
Yusri mengatakan, tumpukan sampah sepanjang pantai berpasir putih ini, seharusnya segera di bersihkan oleh satgas sampah. Namun, hingga saat ini belum ada tanda tanda untuk dibersihkan.
"Bila pemandangan ini terus dibiarkan begitu saja maka, pencemaran lingkungan terus berlanjut. Kondisi tersebut sangat mengancam lingkungan laut kita. Apalagi Desa Koloray sudah ditetapkan Pemkab Pulau Morotai sebagai Pulau Wisata," tegasnya. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Rizal Dani |