Advertisement
Peristiwa Daerah

Aparat Gabungan Tertibkan Warung Remang-remang di Ujungpangkah

Warung remang-remang di tengah tambak yang berada di Desa Pangkahkulon. Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik digrebek oleh aparat gabungan. Ini karena pemilik warung menjalankan praktik prostitusi.

TIMES Indonesia,
Aparat Gabungan Tertibkan Warung Remang-remang di Ujungpangkah
Petugas gabungan saat menggrebek warung remang-remang. (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia).
A-AA+

GRESIK Warung remang-remang di tengah tambak yang berada di Desa Pangkahkulon. Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik digrebek oleh aparat gabungan. Ini karena pemilik warung menjalankan praktik prostitusi.

Sebelumnya, warung tersebut meresahkan masyarakat sekitar. Kemudian, Pemdes Pangkahkulon bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta Kasi Trantib (Satpol PP) Ujungpangkah melakukan penertiban.

Advertisement

Aksi itu membuat pemilik warung gelagapan. Mereka diminta untuk menunjukkan identitas asli. Petugas pun menggeledah ruangan, diduga sebuah kamar yang dijadikan melayani pria hidung belang.

menggrebek-warung-remang-remang-2.jpg

Kepala Desa Pangkahkulon Ahmad Fauron mengatakan, memang warung tersebut masuk dalam wilayahnya. Tepatnya berada di perbatasan Desa karangrejo. Lokasinya berada jauh dari pemukiman warga.

"Kami awalnya mendapat laporan, lalu kita berkoordinasi dengan tiga pilar, kemudian ke lokasi dan kami introgasi ke pemilik warung tersebut," katanya, Kamis (4/3/2021).

Setelah diinterogasi petugas, Kades Fauron mengaku di warung tersebut ada empat orang pekerja seks komersial yang semuanya bukan warga Gresik. 

Advertisement

"Mereka mengaku menjalankan praktik prostitusi terselubung di warungnya yang berdiri sejak beberapa bulan. Alhamdulillah, mereka mengakui perbuatannya dan mau tutup, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan," ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Ujungpangkah Waluyo mengungkapkan pihaknya bakal memberikan pembinaan karena melanggar Perda Gresik Nomor 15 tahun 2013 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. 

"Pemilik Warung remang-remang berjanji akan segera mengosongkan warung dan kegiatannya dalam waktu maksimal tiga hari," terang Waluyo menanggapi warung di Ujungpangkah Gresik digrebek aparat karena melayani praktik prostitusi terselubung. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Akmalul Azmi
PenulisAkmalul AzmiSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Trunojoyo Madura (2017). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia