Advertisement
Peristiwa Daerah

Pengasuh Ponpes Nurul Huda Andong Magelang Gus Agung Ajak Warga Kembali Nyantri

Jangan takut  untuk nyantri dan jangan ragu lagi masuk Pondok Pesantren (Ponpes). Demikian pesan Gus Agung Rimawan, pengasuh Ponpes Nurul Huda Dusun Gogik Desa Girirejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang Jawa Tengah.

TIMES Indonesia,
Pengasuh Ponpes Nurul Huda Andong Magelang Gus Agung Ajak Warga Kembali Nyantri
Pengasuh Ponpes Nurul Huda Andong Magelang Gus Agung Rimawan (baju putih) ketika berdiskusi dengan komunitas Gabungan Pecinta Alam Malioboro Freelance Yogyakarta. (FOTO: Fajar Rianto/TIMES Indonesia)
A-AA+

MAGELANG Jangan takut  untuk nyantri dan jangan ragu lagi masuk Pondok Pesantren (Ponpes). Demikian pesan Gus Agung Rimawan, pengasuh Ponpes Nurul Huda Dusun Gogik Desa Girirejo Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang Jawa Tengah.

Gus Agung mengatakan, sudah saatnya masyarakat membuang anggapan bahwa ponpes itu menyeramkan atau menakutkan. Jangan sampai ada yang beranggapan bahwa ponpes adalah tempat belajarnya anak-anak nakal. Penilaian secara sepihak tersebut tentu akan berdampak pada image/citra ponpes secara umum yang ada di bumi Nusantara ini.

Advertisement

Ponpes Nurul Huda 2

“Sejatinya, ponpes adalah tempat belajar dan memperdalam ilmu agama, keteladanan termasuk ilmu pengetahuan,” kata Gus Agung kepada TIMES Indonesia, Minggu (7/3/2021).

Gus Agung menerangkan para pengelola ponpes kini dituntut mengikuti perkembangan jaman. Karena itu, kini banyak ponpes yang sudah terbuka dengan mitra yang ingin ikut serta memajukan ponpes. Termasuk ponpes yang didirikan almarhum ayahnya yaitu KH Mas'ud Toha yang kini ia teruskan.

“Alhamdulillah, Pondok Pesantren Nurul Huda Andong ini memiliku beberapa jenjang pendidikan formal. Yakni, PAUD Andong Pertiwi, SD Al-Quran Nurul Huda,  MTs dan SMK Nurul Huda,” papar Gus Agung.

Ponpes Nurul Huda 3

Sebagai penerus, Gus Agung ingin ponpesnya memiliki jaringan yang luas. Bahkan, para santri diberikan peluang untuk maju dan berkembang sesuai dengan visi dan misinya. Sehingga, tak heran ada banyak relasi dari luar Magelang Jawa Tengah yang ikut serta memajukan ponpes yang didirkan pada tahun 1991 ini.

“Komunitas masyarakat sering bersilaturahmi ke sini seperti komunitas sepeda, pecinta alam, dan lain sebagainya,” terang Gus Agung.

Komunitas pecinta alam ada yang berkemah di sekitar Ponpes Nurul Huda Andong Magelang yaitu Gabungan Pecinta Alam Malioboro Freelance Yogyakarta. Komunitas ini bermalam di komplek ponpes yang diasuh oleh Gus Agung mulai 6-7 Maret ini. Tentunya, selama berada di sekitar ponpes ini mereka tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Fajar Rianto
PenulisFajar Rianto Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia