Advertisement
Peristiwa Daerah

Qori Papua Semarakkan Isra Miraj di Polresta Mojokerto Kota

Peringatan Isra Miraj di Polresta Mojokerto Kota kali ini berbeda. Ini karena hadir ustaz dari Papua, Kamis (11/03/2021).

TIMES Indonesia,
Qori Papua Semarakkan Isra Miraj di Polresta Mojokerto Kota
Kapolresta Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi saat memberikan reward kepada ustadz Abdul Rizal. Kamis (11/03/2021)(Foto: Dok. Polresta)
A-AA+

MOJOKERTO Peringatan Isra Miraj di Polresta Mojokerto Kota kali ini berbeda. Ini karena hadir ustaz dari Papua, Kamis (11/03/2021).

Ustaz dari Papua itu adalah Abdul Rizal, adalah warga Papua yang menjadi santri Sabililul Muttaqin, Magetan. Hadir juga Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda, KH. Syifaur Romli dalam yang mengisi pengajian pada peringatan Isra Miraj kali ini.

Advertisement

Kapolresta Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi mengungkapkan bahwa ada penghargaan atas warga Papua dari Polresta Mojokerto.

"Ustaz Abdul Rizal ini mahasiswa yang sedang melaksanakan perkuliahannya di Kabupaten Mojokerto yang berasal dari Sorong daerah Papua Barat yang tadi sudah melantunkan ayat suci Alquran dengan baik,” puji Kapolresta Mojokerto Kota AKBP Deddy Supriadi.

Ustaz Abdul Rizal berbagi tips melantunkan ayat-ayat Suci Al-Qur'an. Ia mengaku, selain mendapatkan ilmu Al-Quran dari pesantren Sabililul Muttaqin, Magetan, ia juga aktif mengikuti trend melalui pengajian di YouTube.

Qori-Papua-2.jpg
Ceramah Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Huda, KH Syifaur Romli. Kamis (11/03/2021)(Foto: Dok. Polresta)

"Triknya adalah dari pembawaan kita. Kita harus banyak berteriak di pagi hari terus nanti dalam pembacaan ayat suci Alquran terutama dari makhrojul huruf itu harus Qalqalah nya bagus sehingga orang tidak hanya mendengarkan dari pembacaan suaranya yang bagus tetapi dari pembacaan ayat suci Alquran nya juga penuh penjiwaan dan bisa menyentuh hati pendengarnya,” ujarnya.

Advertisement

Sementara itu, KH. Syifaur Romli mengingatkan, Isra Miraj adalah perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha. Peristiwa ini juga menandai turunya kewajiban shalat 5 waktu.

“Selama kita rutin melakukan salat lima waktu, maka tidak akan ada terorisme dan radikalisme. Semoga kita semua diberikan kesehatan agar di tahun depan kita bisa memperingati isra mi’raj kembali,” kata KH Syifaur Romli saat mengisi ceramah peringatan Isra Miraj di Polresta Mojokerto Kota. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia