Advertisement
Peristiwa Daerah

Budaya Adat 'Mitembeyan Panen Dewi Sri' Kembali Digelar di Sumedang

Upacara adat budaya "Mitembeyan Panen Dewi Sri" kembali digelar oleh Yayasan Pangeran Sumedang (YPS) di area pesawahan desa Sukaratu, kecamatan Darmaraja, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021). 

TIMES Indonesia,
Budaya Adat 'Mitembeyan Panen Dewi Sri' Kembali Digelar di Sumedang
Adat Budaya Mitembeyan Panen Dewi Sri kembali dilaksanakan di Sukaratu, Sumedang (FOTO: Alan Dahlan/TIMES Indonesia)
A-AA+

SUMEDANG Upacara adat budaya "Mitembeyan Panen Dewi Sri" kembali digelar oleh Yayasan Pangeran Sumedang (YPS) di area pesawahan desa Sukaratu, kecamatan Darmaraja, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021). 

Ketua Yayasan Pangeran Sumedang (YPS) Rd. Moch. Alex didampingi Ketua Pelaksana, Supriatna Avip menyatakan, bahwa adat budaya turun temurun itu kerap dilaksanakan setiap tahunnya sebagai wujud syukur kepada Yang Maha Kuasa.

Advertisement

"Mitembeyan Panen Dewi Sri merupakan upacara adat ritual manakala menyambut musim panen khususnya memanen padi," terangnya. 

Sehingga, sambung Alex, keluarga besar YPS, petani penggarap dan warga setempat ikut dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Adat Budaya Jemur Padi

"Panen padi yang dilaksanakan kali ini dilahan seluas 3.200 meter persegi yang juga pesawahan milik YPS," katanya. 

Kendati demikian, imbuhnya, mengingat dalam situasi pandemi Covid-19, acara adat budaya Mitembeyan dilaksanakan secara sederhana. 

Advertisement

"Meski tidak banyak yang diundang, namun upacara Mitembeyan ini dilaksanakan penuh kekhidmatan tanpa mengurangi maknanya. Bahkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," katanya. 

Kedepan, imbuhnya, tidak menutup kemungkinan upacara adat Mitembeyan Panen Dewi Sri digelar lebih gebyar. "Mudah mudahan pandemi Covid-19 lekas berlalu. Sehingga, pagelaran adat budaya Sunda yang kerap di inisiasi oleh YPS terus berkembang dan di lestarikan dengan melibatkan semua stakeholder terkait. Terutama bagi pelaku seni budaya bersama komunitasnya," harapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

A
PenulisAlan Dahlan (MG-299) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia