Advertisement
Peristiwa Daerah

CCCD dan Pemkab Malang Kembangkan Wisata Alam Terbatas Kopi Rejo di Wajak

Kolaborasi apik ditunjukan CCCD (Cross Cutting Capacity Development) bersama Pemkab Malang yang mengembangkan Wisata Alam Terbatas Kopi Rejo di Desa Bambang, Kecamatan Wajak.

TIMES Indonesia,
CCCD dan Pemkab Malang Kembangkan Wisata Alam Terbatas Kopi Rejo di Wajak
Penanaman pohon yang dilakukan CCCD senagai bentuk pelestarian lingkungan bdi Kopi Rejo. (Foto : CCCD).
A-AA+

MALANG Kolaborasi apik ditunjukan CCCD (Cross Cutting Capacity Development) bersama Pemkab Malang yang mengembangkan Wisata Alam Terbatas Kopi Rejo di Desa Bambang, Kecamatan Wajak.

Lokasi Wisata Alam Terbatas Kopi Rejo ini miliki luas lahan 50 hektar yang berada di Zona Tradisional Taman Nasional Bromo, Tengger dan Semeru atau TNBTS.

Advertisement

Dikutip melalui Instagram Resmi CCCD, National Project Manager CCCD Ratna Kusuma Sari mengatakan, untuk mengembangkan Wisata Alam Terbatas Kopi Rejo di Wajak, pihaknya sudah memberikan bantuan hibah kecil.

Penanaman pohon yang dilakukan CCCD a
Peninjauan lokasi wisata Kopi Rejo di Wajak. (Foto : CCCD).

"Bantuan kami berikan kepada Kelompok Sadar Wisata Alam Asri sebagai pengelola tempat wisata tersebut," ujarnya, Rabu (17/3/2021). Lebih lanjut dia mengatakan, sesuai dengan namanya, Destinasi Wisata ini terbatas.

Karena berkonsentrasi untuk pemulihan ekosistem dan sekaligus pelestarian lingkungan yang ada di tempat tersebut. Mengingat juga kata Ratna, wisata itu berada di area TNBTS.

"Ada beberapa fasilitas yang ada di Kopi Rejo ini. Tema besarnya adalah pelestarian ekosistem dan lingkungan," jelasnya. Dia kemudian menyebutkan beberapa fasilitas di wisata itu.

Advertisement

Penanaman pohon yang dilakukan CCCD b
Komunitas serta pencinta alam ketika melakukan pengamatan burung. (Foto : CCCD)

Diantaranya pengembangan wisata religi, wisata pengamatan burung, budidaya lebah madu, camping ground dan edukasi anggrek endemik kawasan TNBTS.

"Dengan adanya destinasi wisata ini diharapkan sebagai bahan pemicu kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya pelestarian lingkungan," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyebutkan Pemkab Malang siap membantu CCCD dalam mengembangkan Wisata Alam Terbatas Kopi Rejo di Wajak, bentuknya dengan menganggarkan implementasi Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai di tempat itu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia