Asal Mula Cerita Rakyat Gunung Parang di Pangandaran
Cerita rakyat jadi salah satu referensi tutur masyarakat. Salah satunya cerita rakyat gunung parang di Dusun/Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

PANGANDARAN – Cerita rakyat jadi salah satu referensi tutur masyarakat. Salah satunya cerita rakyat gunung parang di Dusun/ Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Salah satu pelaku budaya asal Kabupaten Pangandaran Didin mengatakan, gunung parang merupakan salah satu gunung yang di atasnya terdapat dua makam bersejarah.
"Makam bersejarah tersebut posisinya antara kepala dengan kepala saling berlawanan dengan kata lain dalam bahasa Sunda patunjang-tunjang," kata Didin, Sabtu (20/3/2021).
Didin menambahkan, kedua makam itu adalah makam Dora dan Sembada. Mereka berdua wafat bersama-sama setelah melakukan sebuah pertempuran memperebutkan pusaka milik Raja Galuh Medangkamulyan bernama Ajisaka.
Singkat cerita, Raja Galuh Medangkamulyan Ajisaka memiliki pengawal setia bernama Sembada dan Dora. "Raja Ajisaka mengutus Sembada untuk membuka sebuah perkampungan dan diamanatkan sebuah pusaka," tambahnya.
Saat penyerahan pusaka tersebut Ajisaka berkata kepada Sembada untuk menjaga pusaka tersebut dan tidak boleh jatuh ketangan siapapun.
"Suatu hari Raja Ajisaka ingat kepada salah satu pusaka yang dititipkan ke Sembada, akhirnya mengutus Dora untuk menemui Sembada dan membawa pusaka tersebut," jelas Didin.
Dora akhirnya berhasil menemukan Sembada dan menyampaikan amanat dari Raja Ajisaka untuk membawa pusaka yang pernah dititipkan.
Sembada memegang teguh amanat Raja Ajisaka untuk tidak memberikan pusaka titipan Raja Ajisaka kepada siapa pun. Dora pun tidak akan pulang menemui Raja Ajisaka sebelum bisa membawa pusaka yang dititipkan ke Sembada.
Akhirnya Sembada bertarung dengan Dora, dari pertarungan tersebut semuanya sama-sama kuat. Akhirnya Sembada dan Dora meninggal bersama-sama.
Pertarungan Sembada dan Dora berakhir di Gunung Parang hingga akhirnya di tempat itu juga keduanya dimakamkan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

