Desa Wonokerto Sleman Kembangkan Kawasan Mina Wisata

TIMESINDONESIA, SLEMAN – Desa Wonokerto, Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta mengembangkan Kawasan Mina Wisata Sibudi Dikucir di Dusun Garongan. Sibudi Dikucir adalah Sistem Budidaya Nila dengan Sentuhan Kincir.
Pencanangan Kawasan Mina Wisata ini dihadiri Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa; Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Heru Saptono; Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP), Taufiq Wahyudi; dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (PMK), Budiharjo.
Advertisement
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Heru Saptono mengatakan, kawasan budidaya ikan yang ada di padukuhan garongan ini akan dikembangkan sebagai kampung mina wisata dengan nama Sibudi Dikucir, atau kependekan dari Sistem Budidaya Nila dengan Sentuhan Kincir. Ia berharap, wisata ini mampu meningkatkan perekonomian warga.
"Dengan menerapkan konsep hulu-hilir, tempat budidaya ini tidak hanya sebagai tempat produksi ikan saja, tapi juga sebagai tempat pengelolaan sekaligus pasar ikan," kata Heru dalam siaran Humas Pemkab Sleman, Jumat 26/3/2021).
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menyambut baik upaya pengembangan mina wisata Sibudi Dikucir ini.
Menurut Danang, hal ini sejalan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sleman yakni berfokus pada bidang pertanian berbasis desa wisata.
Karena itu, ia berharap kelompok budidaya ikan di tempat tersebut untuk menguatkan kelembagaannya terlebih dahulu, agar nantinya dapat merumuskan program kerjanya secara sistematis dan terarah.
“Ini kan juga dekat dengan desa wisata garongan, harapannya nanti bisa saling mendukung," kata Danang.
Dalam acara itu juga dibuka sesi tanya jwab sekaligus penyampaian aspirasi dari kelompok budidaya ikan Mina Taruna yang ada di tempat tersebut. Lalu kegiatan sarasehan diakhiri dengan Wakil Bupati Sleman beserta rombongan ke kolam tempat budidaya ikan di lokasi mina wisata.(*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Ahmad Rizki Mubarok |