Advertisement
Peristiwa Daerah

Disparbud Lamongan Mendigitalisasi Manuskrip dan Naskah Kuno di Museum Sunan Drajat

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, tahun ini menggelar kegiatan kajian naskah kuno dengan mengkaji Kitab Amjah yang tersimpan di Museum Sunan Drajat Lamongan, Jawa Timur.

TIMES Indonesia,
Disparbud Lamongan Mendigitalisasi Manuskrip dan Naskah Kuno di Museum Sunan Drajat
Proses pengkajian Kitab Amjah yang tersimpan di Museum Sunan Drajat Lamongan. (FOTO: Disparbud Lamongan for TIMES Indonesia)
A-AA+

LAMONGAN Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, tahun ini menggelar kegiatan kajian naskah kuno dengan mengkaji Kitab Amjah yang tersimpan di Museum Sunan Drajat Lamongan, Jawa Timur.

Kegiatan kajian tersebut digelar Disparbud Lamongan dalam rangka pelestarian manuskrip dan naskah-naskah kuno di Lamongan.

Advertisement

Kabid Kebudayaan Disparbud Lamongan, Miftah Alamudin mengungkapkan, Kitab Amjah adalah salah satu manuskrip kuno yang masih tersimpan rapi di Museum Sunan Drajat Lamongan.

"Manuskrip ini berisi cerita tentang kisah 25 nabi," kata Alamudin, Senin (12/4/2021).

Kitab Amjah

Menurut Alamudin, kajian Kitab Amjah itu difokuskan untuk mengalihaksarakan dan mengalihbahasakan isi kitab ke dalam Bahasa Indonesia.

Tindaklanjut dari kajian Kitab Amjah juga akan dilakukan proses digitalisasi menjadi naskah yang terangkum menjadi sebuah dokumen semacam e-book, dengan harapan agar memudahkan para peminat untuk membaca kitab tersebut.

Advertisement

"Dengan begitu, kalangan generasi muda dan generasi millenial akan lebih dimanjakan dengan sajian digitalnya dan kemudahan aksesnya yang bisa dinikmati melalui gadget atau dengan teknologi informasi lain," tuturnya.

Kitab Amjah 1

Alamudin menambahkan, dengan mengalihaksarakan dan mengalihbahasakan isi kitab dan disajikan secara digital, diharapkan dapat lebih mempopulerkan semua warisan sejarah masa lalu Lamongan yang penuh dengan kejayaan, agar tetap lestari menjadi kebanggan seluruh lapisan masyarakat hingga di masa yang akan datang.

"Kajian naskah kuno yang tersimpan di Museum Sunan Drajat Lamongan ini melibatkan tim ahli dari Universitas Gajah Mada, Jogjakarta, yang sudah berlangsung sejak tanggal 8 April 2021, dengan target akan mendapatkan hasil maksimal satu bulan ke depan," kata Alamudin, Kabid Kebudayaan Disparbud Lamongan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

MFA Rohmatillah
PenulisMFA Rohmatillah Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia