Peristiwa Daerah

Jalur Longsor Menuju Wisata Bromo Belum Diperbaiki

Rabu, 21 April 2021 - 11:23 | 24.75k
foto a: Jalur longsor menuju wisata Bromo di Probolinggo belum diperbaiki. (FOTO: Happy/TIMES Indonesia)
foto a: Jalur longsor menuju wisata Bromo di Probolinggo belum diperbaiki. (FOTO: Happy/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Sejumlah lokasi di sepanjang jalur menuju wisata Bromo, di Probolinggo, Jawa Timur, rusak karena longsor. Salah satu titik, bahkan sampai memakan separuh badan jalan. Kerusakan tersebut, terjadi sejak awal Maret 2021 lalu namun hingga kini belum juga diperbaiki.

Informasi yang dihimpun, kerusakan disebabkan hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut. Hingga menyebabkan struktur tanah di tebing penyangga jalan ambles atau longsor, di jurang perahu, Desa Wonokerto, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur.

Advertisement

“Ini kejadian keduanya, sebelumnya juga longsor, tapi tidak berdampak pada jalan. Baru kedua kalinya ini yang parah,” terang salah satu warga, Kevin, Rabu (21/4/2021).

Jalur Longsor di probolinggo

Akibat kerusakan itu, arus lalu lintas tersendat. Karena kendaraan yang melintas harus bergantian. “Sudah diberi tanda pengaman dari karung dan tanah. Tapi kalau malam ya tetap bahaya, kan gelap,” imbuh Kevin.

Bagi warga setempat, kerusakan itu sudah diketahui dan hafal, titik mana saja yang rusak. Sedangkan bagi wisatawan luar daerah yang datang, cukup beresiko. “Karena mereka itu kan tidak hafal jalan. Kondisinya juga gelap. Walaupun kalau sedang ramai tamu, ada yang menjaga di sana,” jelasnya.

Kabid Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Probolinggo, Asrul Bustami mengatakan, pihaknya sudah melakukan peninjauan ke lokasi. “Insyaallah segera kami perbaiki, mohon doanya,” katanya, melalui pesan singkat.

 Asrul mengatakan perbaikan longsor di jalur menuju wisata Bromo itu berasal dari APBD Kabupaten Probolinggo. Masuk dalam program PRIM 2021. Warga maupun yang melintas di jalur tersebut, dihimbau untuk berhati-hati dan waspada. Mengingat jalur pegunungan rawan longsor. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES