Pengamat: Peran BPR Kerta Raharja Kabupaten Bandung Harus Direvitalisasi
Dalam periode kepemimpinan Bupati Bandung Dadang Supriatna, peran PT Bank Perkreditan Rakyat BPR Kerta Raharja (Perseroda) milik Pemkab Bandung diharapkan menjadi lembaga perbankan satu-satunya yang diminati dan dipercaya para nasabah dan masyarakat Kabup

BANDUNG – Dalam periode kepemimpinan Bupati Bandung Dadang Supriatna, peran PT Bank Perkreditan Rakyat BPR Kerta Raharja (Perseroda) milik Pemkab Bandung diharapkan menjadi lembaga perbankan satu-satunya yang diminati dan dipercaya para nasabah dan masyarakat Kabupaten Bandung.
BPR Kerta Raharja harus makin aktif dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan diperluas ekspansinya dengan membuka tempat rekening kas di desa, di tiap-tiap daerah dan instansi.
"BPR Kerta Raharja harus meningkatkan daya saing agar optimal melayani UMKM dan mendukung program-program pemerintah. Termasuk program unggulan Pasangan Bedas (Bersama Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan), dalam menyalurkan dana Rp 100 juta per RW," kata Direktur Bandung Political Institute (BPI), Deden Suwandi kepada wartawan, Minggu (2/5/21).
Deden Suwandi yang juga selaku pemerhat kebijakan publik ini memaparkan, Pemkab Bandung perlu melakukan pembinaan secara rutin dan berkala terhadap BUMD strategis khususnya PT BPR Kerta Raharja sebagai wadah investasi. Menurut Deden BPR Kerta Raharja saat ini dan ke depan akan terus menghadapi sejumlah tantangan.
"Maka untuk maju, diantaranya harus ada penguatan permodalan, likuiditas dan SDM yang profesional yang mengerti bisnis perbankan, kemampuan melayani beragam kalangan masyarakat dan ASN," sebut Deden.
Lebih lanjut Deden memaparkan di bawah pemerintahan Bupati Nandung Dadang Supriatna, pemda harus membantu pengembangan BPR Kerta Raharja. Diantaranya ia menyebut, pertama, penguatan kelembagaan. Kedua, penetapan kebijakan keuangan inklusif. Ketiga, mendorong ketersediaan ATM, dan yang Keempat, memperbesar peluang penyaluran dana bergulir yang bersumber dari APBD dengan suku bunga kredit yang ringan
"Untuk menjawab tantangan dan kompetisi bisnis keuangan, Pemkab Bandung tentu harus merevitalisasi jajaran direksi, memperkuat manajemen ke arah profesional, kompetitif, dan mampu menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik," tandas Deden.
PT BPR Kerta Raharja Kabupaten Bandung harus bisa tumbuh lebih kuat dan bisa melayani masyarakat dengan baik. Sehingga di tengah kondisi pandemi corona, perekonomian masyarakat Kabupaten Bandung bisa menggeliat sesuai dengan yang diharapkan.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

