Peristiwa Daerah

Pimpinan DPRD Surabaya Bantu Anak yang Alami Gizi Buruk dan Terbaring Sakit

Senin, 10 Mei 2021 - 20:31 | 47.67k
Reni Astuti mengunjungi rumah Andri, anak yang mengalami gizi buruk dan terbaring sakit. (FOTO: dok. Pribadi for Times Indonesia)
Reni Astuti mengunjungi rumah Andri, anak yang mengalami gizi buruk dan terbaring sakit. (FOTO: dok. Pribadi for Times Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Pimpinan DPRD Surabaya atau Wakil Ketua, Reni Astuti melakukan kunjungan ke warga di daerah Simomulyo pada Senin (10/5/2021) siang. Kedatangan pimpinan dewan ini untuk menengok kondisi seorang anak bernama Danrian Setya Pratama (8). Andri, sapaan akrabnya, didiagnosa mengalami Gizi Buruk.

Sebelumnya Andri memiliki riwayat sakit saat usia tiga bulan, karena menjadi korban saat terjadi bentrok antara suporter bola tahun 2013. Kemudian Andri juga sempat dirawat di RSUD dr. Soewandie. Kala itu yang mendampingi Andri berobat ialah Wali Kota Risma.

"Di tahun 2013 saat usia 3 bulan anak saya ini hampir meninggal dunia terus ditolong bu Risma dibawa ke RS. Soewandhi," cerita ibunya ke Reni.

Sementara itu empat bulan yang lalu diketahui Andri jatuh di sekolah dan tidak menyampaikan ke keluarga kejadian tersebut. Tidak lama berselang Andri kesulitan untuk berjalan seperti biasa, sekitar satu bulan lamanya. Saat itu, Andri juga belum pernah diperiksa di layanan kesehatan atau puskesmas.

Reni Astuti kemudian melalukan koordinasi kembali dan mengawal proses dengan pihak terkait. Lebih lanjut permasalahan administrasi kini telah terselesaikan. Pihak orang tua sebelumnya sudah mengurus KK namun tidak mengetahui ternyata Andri telah memiliki NIK hanya saja belum tercetak, sehingga pengobatan kemudian bisa ditindaklanjuti.

"Awalnya terkendala proses administrasi kependudukan dan Alhamdulillah sekarang beres, Andri telah memiliki NIK Surabaya, KK sudah tercetak, dan  BPJS sudah aktif. Tinggal menunggu kesiapan dari keluarga untuk segera mendapat penanganan, InsyaAllah besok Selasa akan dibawa ke rumah sakit Soewandhi," papar politisi perempuan PKS ini.

Berdasarkan laporan puskesmas, keluhan sakit muncul sejak bulan April 2021, Andri sudah tidak bisa duduk dan jalan karena mengeluhkan sakit di daerah lutut dan pinggang. Sehingga kini ia hanya tidur terlentang dan bengkak di daerah lutut.

Menurut laporan, kondisi sosial ekonomi keluarga Andri mengalami kekurangan. Ibunya, Ngateminah (48) bekerja sebagai ART dan Ayahnya, Setyo Budi (42) seorang petugas keamanan lepas di Margomulyo.

Reni berterima kasih kepada pengurus RW, warga yang sudah beri perhatian kepada Andri dan keluarganya.  Sebelumnya orang tua Andri tidak mengabarkan kondisi sakit anaknya karena tidak ingin merepotkan orang lain.

Namun akhirnya ada warga yang mengetahui hingga berita anak alami gizi buruk ini sampai ke Reni.  "Terima kasih kepada warga dan semua yang peduli dan juga kepada puskesmas, kelurahan dan kecamatan yang hari ini bersegera membantu, ayo kita bersama melayani rakyat," tutup pimpinan DPRD Surabaya ini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES