Advertisement
Peristiwa Daerah

Pagar Tembok Alun-Alun Indramayu Akhirnya Dibongkar

Setelah 10 tahun lamanya berdiri, tembok pagar pembatas yang mengelilingi Alun-Alun Indramayu, Jawa Barat akhirnya dibongkar pada Rabu (19/5/2021).

TIMES Indonesia,
Pagar Tembok Alun-Alun Indramayu Akhirnya Dibongkar
Pembongkaran pagar tembok Alun-Alun Indramayu.(Foto: Muhamad Jupri/TIMES Indonesia)
A-AA+

INDRAMAYU Setelah 10 tahun lamanya berdiri, tembok pagar pembatas yang mengelilingi Alun-Alun Indramayu, Jawa Barat akhirnya dibongkar pada Rabu (19/5/2021). Pembongkaran tembok Alun-Alun Indramayu, tersebut dilakukan secara simbolis dengan mencopot salah satu pagar, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan escavator.

Bupati Indramayu, Nina Agustina Dai Bachtiar menjelaskan, pembongkaran tembok pagar pembatas sepanjang 100 meter dan tinggi 1 meter ini, masuk dalam 10 program unggulan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Nina Agustina Dai Bachtiar dan Lucky Hakim, yakni Program Alun-alun Rakyat (Alur).

Advertisement

Nina mengatakan, dibongkarnya pagar tembok alun-alun karena selama ini masyarakat merasa segan untuk masuk ke dalam alun-alun. Padahal, alun-alun merupakan ruang publik yang terbuka untuk masyarakat umum.

"Ini sebagai momentum mengembalikan hak masyarakat, supaya bisa dekat dengan pemimpinnya," jelasnya.

Setelah dibongkar, lanjut Nina, Alun-Alun Indramayu akan ditata dan diberi trotoar. Dirinya pun berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga alun-alun dan tidak merusak fasilitas.

"Karenanya saya berharap mari kita sama-sama menjaga. Setelah alun-alun dibuka kembali kita rawat dan terutama kita jaga kebersihannya," ujarnya.

Dalam pembongkaran tersebut, disaksikan langsung oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Indramayu, jajaran camat, serta masyarakat yang antusias dengan momentum bersejarah tersebut.

Advertisement

Diketahui, tembok setinggi satu meter lebih itu berdiri sejak tahun 2010 di awal masa kepemimpinan Bupati Ana Sopanah. Keberadaan pagar pembatas tersebut dinilai menjadi simbol pemisah antara masyarakat dan pemimpinnya. 

"Jika tembok tersebut dirobohkan maka Alun-Alun Indramayu akan berfungsi kembali. Masyarakat bisa beraktivitas di alun-alun, tanpa merasa canggung lagi," ujar anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ono Surono beberapa waktu lalu. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M
PenulisMuhamad Jupri Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia