Advertisement
Peristiwa Daerah

Didominasi Megalitikum, Pendataan Cagar Budaya di Bondowoso Terus Dilakukan

Dalam rangka pelestarian dan edukasi publik, pendataan cagar budaya di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur terus dilakukan. Namun sejauh ini, cagar budaya didominasi peninggalan megalitikum.

TIMES Indonesia,
Didominasi Megalitikum, Pendataan Cagar Budaya di Bondowoso Terus Dilakukan
Kasi Sejarah dan Purbakala Dindikbud Bondowoso, Heri Kusdaryanto saat menunjukkan sejumlah peninggalan cagar budaya Megalitikum (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia).
A-AA+

BONDOWOSO Dalam rangka pelestarian dan edukasi publik, pendataan cagar budaya di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur terus dilakukan. Namun sejauh ini, cagar budaya didominasi peninggalan megalitikum.

Pendataan tersebut dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim. 

Advertisement

Kasi Sejarah dan Purbakala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, Heri Kusdaryanto mengatakan, proses pendataan bakal dilakukan hingga 14 hari ke depan. Hal itu juga sebagai upaya menilik tingkat kerusakan, dan untuk informasi.

Menurutnya, pendataan tahun ini sebagai tindak lanjut kegiatan pendataan yang dilakukan pada 1983, 1991, dan 2004. "Pendataan dilakukan hingga menghasilkan data konkret," katanya.

Adapun lokasi pendataan dilakukan di cagar budaya yang ada di Kecamatan Grujugan, Prajekan, dan Kecamatan Klabang. 

Menurutnya, cagar budaya di Bondowoso didominasi peninggalan era megalitikum. Total ada 1.400 peninggalan, di antaranya berupa sarkofagus, dolmen, batu kenong dan menhir. 

Sejumlah koleksi peninggalan Megalitikum tersimpan di Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso (PIMB) Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan. 

Advertisement

Pihaknya mengakui, memang sampai saat ini ada peninggalan yang belum terdata. Kendalanya, sejumlah peninggalan berada di lokasi yang sulit dijangkau. "Misal di lereng gunung. Pendataan bakal dilakukan secara bertahap," jelas Heri saat dikonfirmasi.

Sementara hasil pendataan selama ini, sebagian peninggalan era megalitikum sudah rusak. Hal tersebut disebabkan ulah manusia dan termakan oleh zaman. 

"Dari jumlah keseluruhan, persentase peninggalan megalitikum yang rusak berkisar 60 persen," paparnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso rutin mengedukasi masyarakat untuk turut melestarikan cagar budaya. 

"Berjalannya waktu masyarakat Bondowoso peduli dengan cagar budaya. Mereka akan melapor kepada kami ketika menemukan peninggalan megalitikum," paparnya.

Dari informasi yang dihimpun, terdapat 46 juru pelihara yang tersebar di 17 kecamatan membantu menjaga cagar budaya megalitikum di Kabupaten Bondowoso. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia