Advertisement
Peristiwa Daerah

Desa Cangkingan Indramayu Masuk dalam 5 Besar Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat

Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, siap untuk menjadi desa terbaik di Jawa Barat. Pasalnya, desa tersebut masuk dalam 5 besar lomba desa/kelurahan tingkat Provinsi Jawa Barat.

TIMES Indonesia,
Desa Cangkingan Indramayu Masuk dalam 5 Besar Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat
Pejabat di Desa Cangkingan.(Foto: Facebook Desa Cangkingan)
A-AA+

INDRAMAYU Desa Cangkingan, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu, siap untuk menjadi desa terbaik di Jawa Barat. Pasalnya, desa tersebut masuk dalam 5 besar lomba desa/kelurahan tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto menjelaskan, Desa Cangkingan berhasil masuk dalam 5 besar lomba desa/kelurahan, karena banyak memiliki potensi dan juga inovasi karena punya komitmen ‘Membangun Desa Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi’ yang akan bertranformasi menjadi ‘Desa Digital’.

Advertisement

Menurut Sugeng, beberapa inovasi yang telah dilakukan oleh Desa Cangkingan yaitu telah memiliki website desa, aplikasi layanan mandiri, tower kawasan, pengukuran aset dan batas desa, dan yang terbaru desa tersebut mampu membuat mesin anjungan layanan mandiri untuk pelayanan administrasi kependudukan.

Dalam berkompetisi ini, lanjutnya, segala sesuatunya sudah dipersiapkan, mulai dari dokumen administrasi hingga tempat untuk kunjungan lapangan di beberapa lokus penilaian.

"Beberapa inovasi yang sudah diluncurkan di bidang pemerintahan tersebut menjadikan Desa Cangkingan sebagai Desa Digital pertama di Kabupaten Indramayu," jelasnya, Minggu (20/6/2021).

Sugeng melanjutkan, hal yang sangat luar biasa, desa dengan luas wilayah sekitar 516.918 hektar dan jumlah penduduk 8.055 jiwa ini, juga memiliki 6 misi yang terus dijalankan dan dikembangkan. Penjabaran misi ini dituangkan dalam berbagai program kerja dan kegiatan yang ada di desa tersebut dengan 6 pilar smart, yakni smart government, smart economy, smart living, smart people, smart village, dan smart heritage.

"Dari enam smart ini semuanya secara bertahap untuk dijalankan dengan melibatkan masyarakat," ujarnya.

Advertisement

Selain itu, Sugeng menambahkan, Desa Cangkingan terus melakukan berbagai kegiatan dalam bidang kemasyarakatan dengan melibatkan peran serta masyarakat setempat yakni berupa budidaya dan pelatihan untuk bisa mengembangkan kemampuan dan potensi masyarakatnya yang diharapkan bisa meningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Beberapa budidaya yang dikembangkan yaitu jangkrik, sapi, domba, maggot, dan lainnya. Sedangkan jenis pelatihan yang dikembangkan yaitu las, UMKM pembuatan kulit lumpia, komputer, menjahit, dan tata rias.

“Bersama dengan PKK Desa Cangkingan terus lakukan budidaya dan pelatihan untuk mengembangkan perekonomian warganya,” terang Sugeng. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M
PenulisMuhamad Jupri Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia