Pelabuhan Boom Baru, Saksi Sejarah Merdeka Ekspor Produk Andalan Sumsel
Pelabuhan peti kemas Bom Baru menjadi saksi sejarah produk andalan Sumatera Selatan di ekspor ke-11 negara dalam tajuk Merdeka Ekspor Komuditas Pertanian Provinsi Sumsel.

PALEMBANG – Pelabuhan peti kemas Bom Baru menjadi saksi sejarah produk andalan Sumatera Selatan di ekspor ke-11 negara dalam tajuk Merdeka Ekspor Komuditas Pertanian Provinsi Sumsel.
Pelepasan 'Merdeka Ekspor' komoditas pertanian provinsi Sumsel dilakukan secara virtual oleh Presiden RI Joko Widodo, Sabtu (14/8/2021) di Pelabuhan Peti Kemas Boom Baru, Palembang.
Produk andalan Sumsel yang di ekspor berupa Santan Kelapa dan Serabut Kelapa tujuan China. Kemudian, Pinang tujuan Banglades, India, Thailand.
Sedangkan RBD Palm Olein tujuan Malaysia. Karet Alam tujuan China, Colombo, Finlandia, India, Israel, Latvia, Mesir, Pakistan, serta Palm Kernel Expeller tujuan Korea Selatan, Vietnam, China, Thailand.
Menurut Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, pandemi Covid-19 berdampak pada seluruh sektor, termasuk pertanian.
"Melalui program strategis dan bersinergi dengan semua pihak oleh Kementrian pertanian sebagai mendorong upaya pemulihan ekonomi nasional, salah satunya program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor atau dikenal dengan Gratieks,"ujar Gubernur yang menjabat Ketua DPW Nasdem Sumsel ini.
Dijelaskan HD, data dari Badan Pusat Statistik (BPS), di masa pandemi ini pertanian semakin tangguh. "Kinerja ekspor pertanian terus meningkat, berkontribusi sebesar 3 persen dari keseluruhan ekspor Indonesia,"terang Mantan Bupati OKU Timur ini.
Boom Baru sebagai pelabuhan Sungai di Provinsi Sumatera Selatan memiliki pelabuhan mendapat apresiasi Kementan dalam pelepasan ekspor dari 17 (tujuh belas) pintu pengeluaran di seluruh Indonesia.

Data IQFAST Badan Karantina Pertanian 2020 dan 2021 tercapai volume ekspor pada bulan Januari hingga Juni atau periode semester I tahun 2021 mencapai 297.282 Ton naik 32 persen dibandingkan periode sama tahun 2020 yang hanya mencapai 224.472 Ton.
"Ekspor Komoditas Karet yang merupakan komoditi unggulan dari Provinsi Sumatera Selatan dengan daerah penghasil di Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Lubuk Linggau, Musi rawas, Muara Enim meningkat di Tahun 2021 sebesar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ungkap HD.
Selain karet, juga ada komoditas kelapa yang jadi komoditi unggulan dari Sumatera Selatan dengan daerah penghasil di Kabupaten Banyuasin. Ekpornya alami peningkatan di Tahun 2021 sebesar 102 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Capaian target kinerja ekspor pada tanggal 9 sampai 14 Agustus 2021 di Provinsi Sumsel mencapai 138 Miliar," terang Gubernur Sumsel Herman Deru.
Pihaknya mendorong komoditas ekspor datang dari seluruh kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan seperti kopi, pinang, sarang burung walet, porang, gula aren, maggot, nanas, duku, manggis dan beras.
"Tahun ini Provinsi Sumatera Selatan akan membangun pelabuhan internasional Carat di Kabupaten Banyuasin sebagai salah satu upaya pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan ekspor komoditas pertanian asal Provinsi Sumatera Selatan," kata Deru.
Masih katanya, terima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian, "Gratieks sebagai awal bergerak untuk sukseskan pembangunan pertanian nasional khususnya di Provinsi Sumatera Selatan," ujarnya kepada media, saat meresmikan Merdeka Ekspor Pelabuhan Peti Kemas Boom Baru,.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

