Advertisement
Peristiwa Daerah

Pelajar SMAN 16 Surabaya Disuntik Vaksin Sinovac

Vaksinasi pelajar di Jawa Timur terus mengalami percepatan agar segera terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok. Hal tersebutlah yang mendorong SMA Negeri 16 Surabaya

TIMES Indonesia,
Pelajar SMAN 16 Surabaya Disuntik Vaksin Sinovac
Vaksinasi pelajar SMAN 16 Surabaya menggunakan vaksin Sinovac (FOTO: Rian Fergiawan/TIMES Indonesia)
A-AA+

SURABAYA Vaksinasi pelajar di Jawa Timur terus mengalami percepatan agar segera terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok. Hal tersebutlah yang mendorong SMA Negeri 16 Surabaya menggelar vaksinasi untuk dosis 1 dan 2 untuk siswa dan siswinya.

Vaksinasi di SMAN 16 Surabaya digelar pada Kamis, (02/09/2021) di Gedung Kesenian mulai dari pukul 7 hingga 13.00 WIB, antusiasme siswa dan siswi mengikuti vaksinasi agar pembelajaran tatap muka dapat terlaksana dengan 100 persen.

Advertisement

vaksinasi SMAN 16 Surabaya 2

RA. Roosdiantini, Kepala SMAN 16 Surabaya mengatakan ada 802 dosis vaksin Sinovac yang diberikan hari ini..

"Kita menyediakan 802 sedangkan yang tidak lolos kemarin (dosis 1) jumlahnya 1096. Lebihnya itu mereka mandiri, Yang vaksin satu 186 (siswa) dan yang vaksin dua sekitar 910 (siswa) ," ungkap Roosdiantini.

Roosdianti beharap percepatan vaksinasi membuat siswa dan keluarga dapat terbebas dari penyakit Covid-19, dan sebagai persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

"Harapanya begini, kita ingin anak-anak sudah vaksin 100 persen, dengan demikian syarat prokesnya kan 6M, prokes yang ke 6 yaitu melaksanakan vaksin sudah terpenuhi, nah kemungkinan anak-anak yang OTG ini bisa terlindungi otomatis ketika mereka berada di rumah tidak menyebarkan penularan," ungkap Roosdianti.

Advertisement

vaksinasi SMAN 16 Surabaya 3
Hj.RA. Roosdiantini S.Pd.,M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMAN 16 Surabaya saat memantau vaksinasi (FOTO: Rian Fergiawan/TIMES Indonesia)

Seorang siswa SMAN 16 Surabaya yang telah mengikuti vaksinasi dosis ke-dua mengaku hanya mengalami efek pusing tanpa ada sakit dibagian tubuh tertentu setelah divaksin dosis yang pertama dan dia juga berharap untuk pembelajaran tatap muka agar siswa dan siswi dapat masuk sekolah bersama.

"Ada cuma agak pusing dikit, ya semoga adanya dosis kedua ini bisa masuk sekolah semua gitu," ungkap Miranda Riski kelas 10 Mipa III. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

S
PenulisShinta Miranda Sari (MG-242)Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2023. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia