Gus Agung: Bila Punya Niat untuk Menjadi Lebih Baik Jangan Ditunda-tunda
Sejak akhir pekan kemarin, tepatnya Sabtu (18/9/2021), pemandangan berbeda terjadi di Pondok Pesantren Nurul Huda, Gogik, Girirejo, Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Suasananya terlihat semarak. Sejumlah kendaraan lalu lalang dan terlihat cukup ba

YOGYAKARTA – Sejak akhir pekan kemarin, tepatnya Sabtu (18/9/2021), pemandangan berbeda terjadi di Pondok Pesantren Nurul Huda, Gogik, Girirejo, Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Suasananya terlihat semarak. Sejumlah kendaraan lalu lalang dan terlihat cukup banyak di parkiran. Ya, saat itu ada puluhan kru televisi nasional sedang melakukan pengambilan gambar untuk program religi.
Secara kebetulan, Gabungan Pecinta Alam Malioboro Freelance (GPA "MF") juga tengah melakukan camping secara terbatas di kompleks Pondok Pesantren Nurul Huda yang bertempat di kaki Gunung Andong tersebut.
Karena situasinya masih pandemi Covid-19, panitia dua kegiatan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dibawah pantauan Gus Agung Rimawan selaku pengasuh Pondok Pesantren.

Setelah pengambilan gambar untuk program televisi nasional, tanpa rasa sungkan putra pendiri Pondok Pesantren Nurul Huda ini turut bergabung di lokasi camping para aktifis pecinta alam GPA MF Yogyakarta.
Sejumlah joke segar juga di lontarkannya, menjadikan suasana penuh keakraban di tengah kegiatan api unggun tersebut.
Keesokan harinya, Minggu (19/9/2021) sejumlah personil dari GPA MF Yogyakarta, Banser kecamatan Ngablak, pengurus, santri maupun relawan lainnya dari Komunitas yang ada di seputar Pondok Pesantren terlihat bahu membahu turut serta dalam proses pembangunan mushola dan gedung baru yang ada di Pondok Pesantren ini.
Mereka secara bergotong royong turut serta melakukan pengecoran lantai mushola Nurul Huda.
Tentunya kegiatan yang dilakukan oleh para relawan tersebut disambut positif oleh Gus Agung.
Ia sebutkan, Pondok Pesantren yang di asuhnya memang tengah melakukan berbagai langkah upaya pembenahan. Termasuk melakukan perbaikan dan pembangunan sarara prasarana untuk kemajuan Ponpes kedepannya.
Dalam kesempatan itu, selain memberikan ucapan ulang tahun pada GPA MF dimana tahun 2021 genap berusia 27 tahun. Gus Agung juga mengucapkan paresiasi atas kekompakan personil GPA MF yang telah menginisiasi kegiatan camping di Pondok Pesantren.
"Ini adalah moment yang sangat luar biasa," ucapnya.
Menurutnya, Pondok Pesantren tidak harus saklek dengan berbagai aturan.

"Dengan cara saling hormat menghormati itulah jadi modal utama kita untuk siar dengan cara kita," imbuhnya.
Tentunya sikap bijaksana Gus Agung selaku pengasuh Ponpes tersebut disambut positif juga oleh para pengurus dan anggota GPA MF. Makanya mereka tidak bosen bersilaturahmi bahka ada yang nyatri di Pondok Pesantren yang didirikan oleh alm. Abah KH. Mas'ud Toha (ayah Gus Agung) ini.
Di akhir kegiatan Gus Agung berpesan, kalau kita punya niat untuk lebih baik jangan ditunda-tunda.
"Bisa jadi doa lisan yang kita ucapkan kalah ampuh dengan keikhlasan untuk bersilaturahmi, sembari bahu membahu membantu pembangunan mushola Ponpes ini. Meskipun hanya sekedar angkat pasir, aduk semen atau aktifitas terkait lainnya. Namun ketulusan dan keikhlasan tersebut tidak sekedar dipandang sebelahh mata oleh Yang Maha Kuasa," jelasnya.
Karena itu, Gus Agung mengaku terharu sekaligus kagum pada para pihak yang terlihat. Hal tersebut dibuktikan dengan menulis status seduluran saklawase. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


