Peristiwa Daerah

Mengungkap Keberadaan Kapal MV Viking Lagos di Pantai Barat Pangandaran

Senin, 20 September 2021 - 17:28 | 299.68k
Kondisi kapal MV Viking Lagos yang ditenggelamkan Menteri Kelautan Perikanan Susi Pujiastuti (Foto: Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)
Kondisi kapal MV Viking Lagos yang ditenggelamkan Menteri Kelautan Perikanan Susi Pujiastuti (Foto: Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PANGANDARAN – Keberadaan kapal Motor Vessel Viking Lagos (MV Viking Lagos) di perairan pantai barat Pangandaran jadi salah satu ciri tersendiri.

Kapal asing yang diproduksi oleh Negara Noerwegia itu berukuran panjang 70 meter dengan lebar 8 meter dengan cat warna biru.

Advertisement

Kapal itu sebelumnya diledakkan dan tenggelam setengah badan diperairan laut Pangandaran pada Senin (14/3/2016) saat Susi Pujiastuti menjabat Menteri Kelautan Perikanan.

Namun karena seringnya diterjang ombak, kondisi posisi badan kapal kini tidak berdiri tegak atau miring.

Kapal itu merupakan salah satu kapal pelaku pencurian ikan diperairan laut Indonesia dan berhasil ditangkap petugas.

"Lokasi keberadaan kapal itu tepatnya dikawasan Tanjung Batu Mandi, Cagar Alam, pantai barat Pangandaran," kata Fuji salah satu warga setempat Senin (20/9/2021).

Fuji menambahkan, kapal asing yang mengambil ikan diperairan Indonesia tersebut tidak memiliki dokumen ijin penangkapan sehingga dinilai telah merugikan penghasilan nelayan Indonesia dan merusak sumber daya alam laut.

"Kapal asing itu dikejar Interpol selama bertahun-tahun karena adanya kerugian akibat illegal fishing tersebut," tambahnya.

Harapan masyarakat keberadaan kapal MV Viking Lagos dijadikan monumen bersejarah perlawanan pencurian ikan yang pernah terjadi.

"Saat ini banyak masyarakat dan pengunjung wisata yang menjadikan kapal itu tempat selfie," jelas Fuji.

Bahkan jika kondisi air pantai barat Pangandaran sedang dangkal, warga bisa mendekati tempat kapal MV Viking Lagos tersebut berada. "Kapal ini jadi daya tarik pengunjung maka layak dijadikan sebagai sarana wisata berupa monumen," pungkas Fuji. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES