Advertisement
Peristiwa Daerah

Pemkab Lamongan Serap Ratusan Aspirasi Melalui Lapor Pak Yes

Masyarakat Kabupaten Lamongan Jawa Timur memanfaatkan layanan Lapor Pak Yes untuk menyampaikan keluhan atau aspirasi demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik.

TIMES Indonesia,
Pemkab Lamongan Serap Ratusan Aspirasi Melalui Lapor Pak Yes
Stand banner Lapor Pak Yes dan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) yang berdiri di depan ruangan Diskominfo Kabupaten Lamongan, (Foto : Moch. Nuril Huda/TIMES Indonesia)
A-AA+

LAMONGAN Masyarakat Kabupaten Lamongan Jawa Timur memanfaatkan layanan Lapor Pak Yes untuk menyampaikan keluhan atau aspirasi demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik. Sejak diluncurkan beberapa waktu lalu, Pemkab Lamongan melalui Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) telah menerima 614 laporan.

“Sampai akhir bulan September tahun ini telah tercatat sebanyak 614 keluhan dari masyarakat Lamongan. Ini menunjukkan antusias mereka dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik,” kata Kepala Diskominfo Kabupaten Lamongan Achmad Edwyn Anedi, Senin (4/10/2021).

Advertisement

Dari ratusan laporan tersebut, dominasi aspirasi lebih banyak melalui fitur Whatsapp dan Instagram. Menurutnya, itu menunjukkan kedua fitur tersebut sangat familier dan memudahkan bagi masyarakat Lamongan.

Pemkab lamongan

“Melalui fitur website laporpakyes.lamongankab.go.id tercatat 40 laporan. Sedangkan yang melalui IG @laporlamongan dan WA 08113021708 mencapai 574 laporan. Jadi, jika dirata-rata per harinya hanya 5 laporan yang masuk ke admin Diskominfo Lamongan,” ujar Edwyn.   

Lahirnya Lapor Pak Yes ini, Kasi Manajemen Informasi Diskominfo Lamongan Nazilatul Fikriyati menilai, tidak lepas dari harapan Pemkab Lamongan untuk mewadahi keluhan atau aspirasi masyarakat yang berani melapor demi untuk pelayanan publik yang lebih baik.

“Di era digital ini, pastinya masyarakat itu maunya serba cepat dan online. Dari tantangan ini, akhirnya Pemkab Lamongan memberikan akses melalui Lapor Pak Yes. Sehingga aspirasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik bisa terwadahi,” tutur Upik sapaan Nazilatul Fikriyati. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moch Nuril Huda
PenulisMoch Nuril HudaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia